Apa yang dirasakan Jennifer Dunn saat harus menghadapi hukumannya yang bertambah?
- Tim WowKeren
- Sabtu, 10 Maret 2018 - 10:25 WIB
WowKeren - Masa penahanan Jennifer Dunn di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya diperpanjang dari tanggal 6 Maret hingga 4 April 2018 karena berkas kasus belum P21 (lengkap). Selain itu, bintang sinetron "Dan" ini juga mendapat hukuman tambahan karena kedapatan membawa ponsel di rutan.
Jennifer tak bisa dikunjungi oleh keluarga maupun kerabat selama dua minggu. Hal ini rupanya membuat Jennifer merasa stres dan syok. Ia kehilangan nafsu makan selama menjalani hukumannya.
"Dia stres dan syok, kondisinya drop banget. Nggak mau makan, padahal kan dia puasa walaupun kena sanksi," ungkap Pieter Ell, kuasa hukum Jennifer saat dihubung, Jumat (9/3) dilansir Cumi Cumi. "Tapi tetap saja nggak makan karena stres tak bisa dikunjungi sekaligus masa penahanan diperpanjang."
"Iya betul, selain diperpanjang, masih diisolasi, nggak bisa dikunjungi keluarga atau lawyer-nya, minggu ini selesai hukuman, bersamaan kan kejadiannya," lanjut Pieter Ell. "Semua diserahkan ke kita, pihak keluarga sudah tanya, kita klarifikasi dan memang aturan di dalam, pelanggaran kena sanksi," pungkasnya.
Jennifer Dunn ditangkap di kediamannya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan pada 31 Desember 2017. Penyidik menemukan barang bukti berupa amphetamin (sabu-sabu) seberat 0,6 gram dari Jennifer.
(wk/)