Terlibat Sengketa dengan Katy Perry, Seorang Biarawati Meninggal Saat Sidang
Selebriti

Sebelum meninggal, biarawati tersebut meminta Katy untuk menghentikan tuntutannya.

WowKeren - Katy Perry diketahui mengalami masalah sengketa jual beli properti dengan biarawati sejak tahun 2015 silam. Kala itu, pelantun "Roar" ini mengajukan tuntutan hukum terhadap pemilik restoran bernama Dana Hollister. Tuntutan tersebut berkaitan dengan pembelian biara seluas 8 hektar di Los Angeles.

Kasus ini pun disidangkan pada Jumat (9/3) lalu. Namun selama persidangan, seorang biarawati bernama Catherine Rose Holzman yang terlibat dalam tuntutan hukum tersebut dinyatakan pingsan dan kemudian dikonfirmasi meninggal dunia.

Kematian biarawati ini diumumkan oleh Keuskupan Agung Amerika Serikat. "Suster Catherine Rose Holzman, meninggal dunia tiba-tiba hari ini di usia 89 tahun," kata Uskup Agung Los Angeles Jose H. Gomez dalam sebuah pernyataan.

Dilansir Aceshowbiz pada Senin (12/3), properti yang menjadi sengketa sudah kosong sejak 2011 karena biaya perawatannya yang terlalu mahal bagi para pensiunan biarawati. Dengan demikian, para biarawati tersebut pun menjual biara yang telah mereka tinggali selama lebih dari 40 tahun.

Rupanya ada dua orang pembeli yang menginginkan properti tersebut, yaitu Katy perry dan Dana Hollister. Para biarawati menginginkan Dana untuk membeli properti tersebut seharga USD 15,5 juta (sekitar Rp 213 miliar), sementara Katy menawarkan USD 14,5 juta (sekitar Rp 200 miliar) untuk biara tersebut.


Menurut Keuskupan Agung, hasil penjualan akan diserahkan ke IHM Institute. Namun, Keuskupan Agung menuntut untuk memblokir penjualan tersebut pada bulan Juni 2015, dengan alasan bahwa para biarawati tidak memiliki hak untuk menjual properti itu kepada Dana karena bukan hak milik mereka.

Mengikuti tuntutan dari Keuskupan Agung, Katy juga menuntut Dana karena telah mencampuri pembeliannya. Pengadilan Los Angeles pun menyetujui tuntutan tersebut. Dana Hollister pun harus membayar denda sebesar USD 15 juta (sekitar Rp 206 miliar) pada tahun 2017.

Beberapa jam sebelum kematiannya, Catherine sempat mengatakan bahwa para biarawati memang meminta Dana untuk menyelamatkan mereka dengan cara membeli properti tersebut. Ia juga meminta Katy Perry untuk berhenti mengajukan tuntutan agar tidak menyakiti banyak orang.

"Kami meminta (Dana) untuk menyelamatkan kami, dengan cara membeli properti itu," ujar Chaterine. "Dan untuk Katy Perry, tolong berhenti, tidak ada gunanya (melanjutkan) selain menyakiti banyak orang."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait