Berjasa, Abu Stephen Hawking Dimakamkan di Dekat Ilmuwan Terkenal Dunia
SerbaSerbi

Berhasil mencetuskan teori Big Bang dan black hole, nama Stephen Hawking masuk dalam jajaran ilmuwan terbesar pada generasinya.

WowKeren - Nama Stephen Hawking masih membekas di ingatan publik. Pada Rabu (14/3) kemarin, fisikawan terkenal dunia tersebut menghembuskan napas terakhirnya.

Stephen diketahui banyak mencetuskan teori-teori yang berpengaruh mengenai alam semesta. Tidak hanya itu, ia juga menginspirasi banyak orang lantaran tidak pernah putus asa meski harus menghabiskan sebagian besar hidupnya di kursi roda.

Dianggap terhormat dan berjasa, abu Stephen Hawking rencananya akan dimakamkan di Westminster Abbey. Ia akan disandingkan dengan para ilmuwan fantastis dunia lainnya. Mereka adalah Sir Isaac Newton yang merumuskan teori gravitasi serta peletak dasar matematika modern dan juga Carles Darwin yang merupakan pencetus teori evolusi.

Perwakilan dari Westminster Abbey, Dr. John Hall, mengatakan bahwa sudah selayaknya Stephen dimakamkan di sana. Hal itu merupakan sebuah penghargaan bagi ilmuwan Inggris yang meninggal pada usia 76 tahun ini.

"Kami percaya bahwa ilmu pengetahuan dan agama sangat penting untuk bekerja bersama-sama," jelas Dr. John. "Hal tersebut dilakukan demi mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan misteri kehidupan dan alam semesta."


Penemuan-penemuan menakjubkan dari Stephen Hawking memang pantas membuatnya disejajarkan dengan para ilmuwan dunia yang fenomenal. Banyak tokoh penting Inggris juga disemayamkan di gereja bersejarah tersebut.

Stephen Hawking juga dianggap sebagai ilmuwan terbesar di generasinya atas karya briliannya dalam fisika teoritis. Bersama dengan rekannya, Roger Penrose, Stephen Hawking berhasil menggabungkan teori relativitas Einstein dengan teori kuantum. Hasilnya, ia menyatakan bahwa ruang dan waktu akan dimulai dengan ledakan besar (Big Bang) dan berakhir dengan lubang hitam (black hole).

Pemakaman di Westminster Abbey rupanya merupakan kehormatan yang jarang diberikan. Terakhir, ilmuwan yang dikuburkan di sana adalah Ernest Rutherford pda tahun 1937. Ia adalah seorang pelopor fisika nuklir. Kemudian pada tahun 1940 ada John Thomson yang merupakan penemu elektron.

Hal tersebut tentu saja menjadi sebuah bentuk rasa hormat sekaligus pengakuan jasa Stephen Hawking atas perkembangan ilmu pengetahuan dunia. Selamat jalan Stephen Hawking, jasamu akan selalu dikenang.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait