Aida Saskia Polisikan Teman Satu Geng Pretty Asmara Gara-Gara Dituduh Pelakor
Selebriti

Aida Saskia tak tahan karena dituduh sebagai perusak rumah tangga seorang pengusaha asal Sulawesi Selatan.

WowKeren - Pedangdut Aida Saskia baru saja melaporkan salah satu teman Pretty Asmara, Eiren, ke Polda Metro Jaya pada Selasa (15/5) dengan tuduhan pencemaran nama baik. Aida didampingi kuasa hukumnya, Dody Novizar, memberikan pernyataan terkait laporan mereka kepada awak media. Dody mengungkap jika laporan tersebut berdasarkan tulisan yang diunggah Eiren melalui media sosial Path.

"Jadi hari ini kita mengunjungi SPKT Polda Metro Jaya dalam hal melaporkan dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media elektronik," ungkap Dody. "Melalui akun media Path terlapornya, saudaro Wirani WB atau Eiren WB."

Aida pun membongkar bagaimana hubungannya dengan Eiren. Sebetulnya, Aida tidak begitu mengenal sosok Eiren. Wanita tersebut dibawa Pretty di pesta pernikahannya beberapa waktu lalu. Di momen tersebut, Pretty mengenalkan Eiren dan teman-temannya yang lain kepada Aida.

"Pretty bilang, 'Neng aku aja teman-temanku enggak apa-apa, kan?' Terus Pretty kita kenal kan, masa iya enggak boleh sudah di tempat (nikahan)," ungkap Aida. "(Dibalas Aida) 'Oh ya enggak apa-apa, kak' (Pretty bilang) 'Kenalin ini namanya Eiren', terus dikenalin dengan yang lain juga."

Singkat cerita, Aida diundang oleh salah satu pengusaha Sulawesi Selatan, Saiful Safir, untuk menghibur masyarakat dengan lagu dangdut sekaligus memamerkan kemampuannya sebagai DJ (Disk Jokey). Di sana, ia dijamu secara profesional oleh Saiful dan diundang ke rumahnya.


"Ada namanya Pak Saiful Safir. Kebetulan waktu itu beliau mengundang saya untuk menghibur, karena profesi saya selain nyanyi kan DJ," jelas Aida. "Akhirnya saya diundang ke sana, saya datang ke Masamba, saya dijamu di rumahnya dengan baik."

Namun siapa sangka, Eiren justru memberikan komentar pedas terkait kunjungan Aida ke rumah Saiful, yang disebut sebagai kakak iparnya. Aida yang mengenakan setelan batik justru dikira Eiren sebagai daster. Hal tersebut langsung membuat Eiren naik pitam dan marah-marah sampai menuding Aida sebagai perusak rumah tangga Saiful.

"Terus Eiren ini komentar di Path aku, 'Ngapain lo main ke rumah kakak ipar gue pakai daster? Kecentilan banget lo.' Kok daster sih, kan aku ke sana pakainya batik, setelan rapi lho," lanjut Aida. "Terus dia juga bilang, 'Eh kok lama-lama lancang ya ke rumahnya pakai daster. Kegenitan banget lo. Sekarang saudara gue lagi ribut sama suaminya gara-gara lo. Kalau suami lo digoda orang mau enggak? Enggak kan? Gue dari dulu udah sabar ya sama lo.' Dia ngata-ngatain saya kayak gitu."

Aida yang jarang membuka media sosial Path baru mengetahui komentar tersebut setelah dikabari sang suami. Aida pun sempat menghubungi Eiren secara baik-baik untuk saling menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Tapi sayang, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Aida akhirnya melaporkan Eiren dengan nomor laporan LP/2633/V/2018/PMJ/Ditreskrimsus. Eiren juga disangkakan dengan Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan diancam hukuman 4 tahun penjara atau denda Rp 750 juta.

(wk/Afif)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait