Dadang Ahyar, yang terlibat dalam penangkapan Taufik Hidayat, memilih untuk memberi uang sayembara kepada korban.
- Kamis, 25 Juni 2026 - 17:01 WIB
WowKeren - Dalam sebuah kasus yang mengejutkan, Dadang Ahyar menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam proses penangkapan Taufik Hidayat, tersangka penyekapan wanita selama tiga tahun di Bandung. Meskipun ia ikut andil dalam penangkapan Taufik, Dadang menyatakan bahwa ia tidak ingin menerima uang sayembara sebesar Rp250 juta yang dijanjikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Sebaliknya, ia berharap uang tersebut bisa digunakan untuk membantu korban, Yuvita Tri Rezeki, dalam proses pemulihan.
Dalam pengakuannya, Dadang mengungkapkan bahwa ia sempat berkomunikasi dengan Taufik sebelum mantan bawahannya itu menyerahkan diri ke kepolisian. Dadang, yang merupakan mantan atasan Taufik di perusahaan jasa penagihan motor, mengatakan Taufik menghubunginya beberapa kali untuk berbagi cerita mengenai kondisi yang dihadapinya. "Sebelum menyerahkan diri itu, TH sebenarnya sempat menelepon saya beberapa hari lalu. Dia bilang, dia itu lagi viral se-Indonesia," ungkap Dadang.
Walaupun Taufik meminta perlindungan, Dadang memberikan nasihat kepada Taufik untuk tidak terus melarikan diri. "Saya bilang kepada TH, pertama, kamu kalau mau terus lari-lari, kalau mujur sampai kakek-kakek pasti lari, pasti capek. Kedua, karena di medsos sudah ramai, bisa saja kamu ditangkap warga dan dihakimi sampai mati. Ketiga, kalau ketangkap polisi, ya seperti di TV itu kamu bisa ditembak," terangnya.
Setelah Taufik setuju untuk menyerahkan diri, Dadang mengambil langkah strategis dengan pihak kepolisian untuk menangkap Taufik. Penangkapan resmi dilakukan oleh Polda Jawa Barat pada malam hari 23 Juni 2026, di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung.
Meskipun ia terlibat dalam penangkapan, Dadang menegaskan bahwa ia tidak mengharapkan imbalan uang dari sayembara tersebut. "Kalau memang itu benar ada statement kalau ada yang menyerahkan tersangka dikasih Rp250 juta, alhamdulillah akan saya terima dan akan saya kasihkan ke korban," ujar Dadang, menegaskan sikapnya untuk memprioritaskan kesejahteraan korban.
Kasus ini telah menarik perhatian publik dan media, terutama terkait dengan tindakan Taufik Hidayat yang telah melukai korban, Yuvita Tri Rezeki. Dengan latar belakang yang kompleks, tindakan Dadang Ahyar menunjukkan sisi kemanusiaan dalam situasi yang sulit, serta harapan untuk keadilan bagi korban.
(wk/timw)