Menuai banyak respon negatif, Gigi menyebut bahwa ia hanya tidak setuju dengan segala bentuk kekerasan dari sisi manapun.
- Luthfiatun Nisa
- Jumat, 18 Mei 2018 - 13:32 WIB
WowKeren - Gigi Hadid kembali menuai kontroversi akibat cuitannya mengenai konflik Israel-Palestina baru-baru ini. Pada Selasa (15/5) lalu, model cantik tersebut secara terang-terangan menunjukkan dukungannya pada Palestina melalui akun Twitter miliknya.
Kontroversi ini bermula saat model Victoria's Secret itu mengunggah potongan berita yang menunjukkan bahwa masyarakat Palestina dibunuh oleh pasukan Israel di perbatasan Gaza pada awal pekan lalu. Dalam unggahan lainnya, Gigi menyatakan bahwa konflik yang berlangsung antara Israel dan Palestina bukan tentang ras dan agama, melainkan karena keserakahan.
— Gigi Hadid (@GiGiHadid) 15 Mei 2018
"
," cuitnya dengan menyertakan tagar #FreePalestine #freegaza #coexist.
Tak butuh waktu lama, unggahan Gigi tersebut mendapat banyak respon dan kritikan dari berbagai pihak. Banyak yang berpendapat bahwa kakak Bella Hadid itu cenderung menyalahkan bangsa Yahudi di Israel dan menyebut mereka serakah.
I’ve said it before and I’ll say it again. For me, this is not about religion or one against the other - it’s about the greed. #FreePalestine#freegaza#coexist ☮️
— Gigi Hadid (@GiGiHadid) 15 Mei 2018
Melihat respon bernada negatif yang ditujukan padanya, mantan kekasih Zayn Malik ini pun tak tinggal diam. Apalagi saat ada yang terang-terangan menyebutnya hanya mendukung satu pihak dan tidak bersikap netral. "Aku tidak menyebut orang Yahudi serakah," tulis Gigi merespon tudingan tersebut.
Lebih lanjut, model berusia 23 tahun ini mengatakan bahwa ia hanya tidak setuju dengan segala bentuk kekerasan dari sisi manapun. "Yang kukatakan adalah, koeksistensi (antara Palestina dan Israel, seperti mereka hidup dahulu) adalah hidup tanpa keserakahan. Itu saja yang kuharapkan. Aku tidak setuju dengan kekerasan dari sisi mana pun," lanjut Gigi.
I didn’t call Jews greedy, but anyone who can’t look past their own ego will twist it that way.
— Gigi Hadid (@GiGiHadid) 16 Mei 2018
I’m saying coexistence (Palestinians & Israelis, as they once before lived...) is to not live in greed. That’s all I’d hope for. ☮️ I don’t agree with the violence from either side. https://t.co/udxcZTz689
Sayangnya, respon yang ia berikan kembali memancing perdebatan. Gigi kembali menerima hujatan dan kritikan karena dianggap rasis dan membela satu kelompok. Merasa jengah, akhirnya model seksi ini segera membuat pernyataan tegas untuk menghentikannya.
"Kalian akan melihat sisi apapun yang kalian inginkan. Aku tidak pernah berniat semakin memisahkan kelompok dengan kebencian. Aku menjalani hidup, mencintai semua orang tanpa memandang agama atau ras," tegas Gigi.
Further & finally-
— Gigi Hadid (@GiGiHadid) 16 Mei 2018
I’m just gunna start keeping my opinions to myself.
social media is one of the most frustrating & twisted things. Don’t be surprised when your faves drop off,it’s a double-edged sword. Everything’s taken & read the wrong way bc tweets can never show real depth
Dalam cuitan terakhir, Gigi juga menegaskan bahwa ia hanyalah mengungkapkan pendapatnya sendiri. Namun sayangnya, media sosial selalu mampu memutarbalikkan fakta dari apa yang sesungguhnya ingin ia sampaikan. "Media sosial adalah salah satu hal yang paling membuat frustrasi dan memutarbalikkan segalanya," pungkas Gigi.
(wk/luth)