Jawaban Lucinta Luna yang seolah ogah disalahkan ini pun membuat netter geram.
- Nur Khotimah
- Senin, 28 Mei 2018 - 10:50 WIB
WowKeren - Beberapa kontroversi menimpa Lucinta Luna belakangan ini. Sebut saja soal tudingan melecehkan kota Manokwari dan tempat wisata Nusa Penida di Bali. Belum selesai dua kontroversi itu, Lucinta kembali ditimpa tudingan tak sedap di media sosial.
Lucinta dituding telah "mencuri" foto milik akun @antoxerror untuk kepentingan endorse. Pemilik akun itu pun langsung menuliskan teguran untuk Lucinta. "Woi! @lucintaluna @yicam.indo Foto gua jangan asal comot buat promosi dong!!! Kagak ijin dulu kgak sertakan sumber!!!" tulis akun tersebut di Instagram Story-nya.
Teguran itu pun langsung menjadi bahasan hangat usai diunggah ulang oleh sejumlah akun gosip. Banyak netter yang memberikan komentar pedas untu Lucinta Luna terkait kasus ini. Sementara itu, Lucinta sendiri agaknya enggan disalahkan atas tudingan "mencuri" foto untuk endorse.
Terbukti, Lucinta meminta sang pemilik foto untuk menyalahkan perusahaan yang meng-endorsenya soal kasus ini. "Salahin yg perusahaan endorse dong. Luna kan hanya posting yg dikasih mereka," tulis Lucinta di kolom komentar yang langsung ditanggapi sinis oleh pemilik foto.
Akun @antonxerror menuntut Lucinta dan perusahaan yang memberikan endorse untuk meminta maaf. "Hallo @yicam.indo dan @lucintaluna saya gak peduli kalian siapa, mau artis kek, kenek bus kek, bodo amat! Saya tunggu klarifikasi dari kalian! Kok enak banget ya, saya yg ngos2an nyelam ambil foto malah kalian yg make jualan! Ttd @maboklaut @wonderfullombok," tulis akun tersebut.
Sementara itu, netter di media sosial mengaku kesal melihat pernyataan Lucinta tersebut. "LL uda salah masih nyolot iihh, harusnya kalimat awal minta maaf gt kekek," kata netter. "Udah salah marah" @lucintaluna," seru yang lain. "Udah salah masih aja ngotot..dasar benc*ng," celetuk netter lain. "Kalo saya jelas marah dong.. apalagi yang posting mendapat keuntungan.. itu yang dinamakan kekayaan intelektual mbak," sambung lainnya.
(wk/nur2)