Merasa Diremehkan Karena Pakai BPJS, Selebgram D Kadoor Akan Labrak Pihak RS
Instagram/d_kadoor
Selebriti

D Kadoor mengaku tak terima dengan pelayanan yang diterima sang ibunda di salah satu rumah sakit kota Malang, Jawa Timur.

WowKeren - Selebgram D Kadoor baru-baru ini mengungkapkan kekesalannya terhadap salah satu rumah sakit di kota Malang, Jawa Timur. Melalui InstaStory, laki-laki bernama asli Abdulkadir Bachdim tersebut mengaku tak habis pikir dengan perbedaan pelayanan antara orang yang menggunakan BPJS dan pasien lain.

"Kenapa rumah sakit seluru Indonesia kalau menerima pasien yg BPJS sama non BPJS dibedakan..? Orang yg pakai BPJS diremehkan karena mereka bayar tiap bulan?" tulis Kadoor. "Heh para orang2 yg kerja di rumah sakit orang BPJS itu juga butuh obat butuh sembuh jadi kalian yg ikhlas ngerawatnya, karena mereka tidak mampu bayar mahal jadi ya tiap bulan jangan pilih2 ini pakai BPJS ini non BPJS dosa mbak mas."

Kadoor juga menyatakan kesiapannya untuk mendatangi salah satu rumah sakit dengan pelayanan buruk tersebut. Saking kesalnya, Kadoor bahkan mengingatkan para tenaga medis untuk tulus bekerja hingga membandingkan perjuangan mereka dengan dokter dan perawat di daerah konflik.

"Inget ya suster/perawat itu pekerjaan yg mulia tapi kalau hati dan caranya busuk ya jadi pekerjaan jahanam. Besok saya mau ngelabrak salah satu RS di malang yg pelayanannya sangat memprihatinkan," lanjut Kadoor. "Semoga kalian para perawat dan DOKTER di Indonesia semakin ikhlas mengerjakan pekerjaannya... Liat lah saudara kita di syiriah di palestin ribuan dokter dan perawat yg kerjaa dengan ikhlas sama rata tidak membeda2 kan jngan jadi manusia berhati iblis..!!!"

Menurut Kadoor, kekesalannya terhadap salah satu rumah sakit tersebut lantaran tak terima dengan perlakuan yang diterima oleh sang ibunda. Kadoor juga meminta perawat yang merasa tak melakukan hal tersebut untuk mengacuhkan keluhannya itu.


"Jadi buat kalian para suster atau perawat yang tidak merasa seperti yg saya sindir jangan DRAMA... kalau kalian gak merasa ya diem jngan main2 coment yg akhirnya saya cari saya bejek kalian..!," tambah Kadoor. "Saya seperti ini karena mama saya sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di malang dan pelayanannya sangan DIREMEHKAN.!!!! sekali lagi mama saya diremehkan. Mau mama kalian sakit di rawat inap di rmh sakit pakai BPJS terus pelayanannya diREMEHKAN.?"

InstaStory D Kadoor

Instagram

Menanggapi kekesalan Kadoor tersebut, netter pro dan kontra. Sebagian netter mendukung, namun banyak juga yang meminta Kadoor untuk tidak sepenuhnya menyalahkan perawat dan dokter.

"Bukan di malang aja beb, di bekasi juga. Mau kontrol kehamilan BPJS berasa kaya gembel terlantar," komentar akun @alenasyafir***. "Aku berobat pake BPJS, obatnya cuma 3 macem dan kayak obat puskesmas gitu. Eh besoknya adek aku berobat gak pake BPJS, dapet obatnya banyak dan jenisnya beragam. Jadi ngerasa dibedai banget," tulis akun @ellawat***.

"Gini ya setau aku, dibedakan itu krn kalo yg bpjs itu abis daftar harus antri dulu di bagian bpjsnya buat ngurusin bpjsnya sebagai penanggung jawab baru bisa ditangani. Beda dong sama yg umum abis daftar bisa langsung ditangani karena jelas mereka pakek biaya sendiri dan gak perlu antri lama di bagian bpjs. Karena tiap rs juga punya kebijakan tersendiri (karena aku udah pernah praktik di rs dan aku udah pernah tanya ttg ini dan yg jawab perawatnya sendiri)," sahut akun @agusthind***. "Kata pepatah, price never lies! Ingat loh, dokter dan perawat itu sekolahnya mahal, memangnyayg bayarin siapa? Kan ibu bapaknya. Kadang2 yg atur mengenai kelas perawatan ya manajemen rumah sakit, kenapa malah dokter dan perawat yang diancam?" balas akun @kardomantumang***.

(wk/nere)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!