Tidur Saat Rambut Basah Dapat Sebabkan Sakit Kepala Hingga Kurap
Stylecaster
Health

Sering tidur saat rambut masih basah? 6 masalah kesehatan ini bisa terjadi pada kalian.

WowKeren - Pernah tidur saat rambut masih basah? Mandi di malam hari setelah beraktivitas seharian memang sangat menyegarkan. Kalian bisa tidur nyenyak setelahnya. Namun, sebaiknya, kalian mengeringkan rambut terlebih dahulu sebelum tidur. Mungkin terlihat biasa saja, tapi kebiasaan tersebut memiliki banyak efek buruk untuk kesehatan, lho.

Mau tahu apa saja? Simak di bawah ini.

(wk/nris)

1. Rambut Kusut


Rambut Kusut

Masalah sederhana yang dapat kalian alami saat tidur dengan rambut basah adalah mudah kusut. Rambut yang basah jauh lebih mudah kusut daripada yang kering. Rambut kusut mengarah ke simpul yang tidak sengaja terjadi saat tidur.

Hal yang terjadi kemudian adalah rambut akan sulit untuk disisir. Bagian terburuknya rambut juga bisa patah saat disisir karena simpul yang terlalu kencang. Jadi, sebaiknya kalian menyisir rambut dengan sisir yang besar atau jari tangan saat masih basah. Kemudian keringkan sebelum tidur.

2. Timbul Jamur dan Infeksi


Timbul Jamur dan Infeksi

Bantal menjadi tempat yang pas untuk bakteri dan jamur berkembang biak lantaran menyerap keringat, kotoran, debu, sel-sel kulit mati bahkan air liur kalian. Saat rambut basah maka bantal akan menjadi tempat bakteri dan jamur mengembangkan infeksi ke kulit kepala.

Masalah yang dapat kalian hadapi karena hal tersebut adalah gatal, bengkak, ketombe dan kurap (ringworm). Saat terinfeksi jamur yang menyebabkan kurap, kulit kepala akan memiliki lingkaran merah yang bersisik dan gatal. Hal tersebut juga bisa menyebabkan rambut mengalami kerontokan.

3. Sakit Kepala


Sakit Kepala

Dampak buruk yang dapat dirasakan setelah tidur dengan rambut basah adalah sakit kepala. Efek ini mungkin kalian alami saat bangun tidur di pagi hari. Tentunya sakit kepala dapat menjadi hal buruk untuk mengawali hari, ya.

Sakit kepala disebabkan karena suhu tubuh tidak bisa menyesuaikan dengan suhu kepala. Membungkus kepala dengan handuk malah akan memperburuknya lantara kelembapan yang dipertahankan dalam jangka waktu lama.

4. Rambut Rusak dan Bercabang


Rambut Rusak dan Bercabang

Kerusakan rambut juga dapat disebabkan karena tidur saat rambut basah. Gesekan yang terjadi saat tidur antara rambut dan bantal dapat menyebabkan cabang di ujungnya. Helaian rambut juga melemah sehingga rentan rontok atau patah.

Selain itu, rambut yang lembab cenderung meningkatkan kelebihan lemak. Sehingga tekstur menjadi lengket. Hal ini disebabkan oleh perubahan yang dialami oleh kelenjar sebaceous, yang pada dapat menyebabkan tingkat pH tidak seimbang di kulit kepala.

5. Mudah Flu atau Pilek


Mudah Flu atau Pilek

Sebuah studi menjelaskan bahwa ketika tubuh dan udara sama-sama dingin masa sistem pembuluh darah pada hidung dan tenggorokan akan terbatas. Hal tersebut berpengaruh pada sel darah putih.

Sel darah putih akan lebih lambat melawan infeksi tubuh. Maka, kekebalan tubuh dapat menurun sehingga alergi, pilek bahkan flu dapat menyerang. Jadi jangan lanjutkan kebiasaan buruk tidur dengan rambut basah, ya?

6. Nyeri Otot


Nyeri Otot

Pernah merasakan pegal atau nyeri otot saat bangun tidur? Ya, rambut basah bisa menjadi salah satu pemicunya.

Perubahan suhu yang dihasilkan tubuh tidak hanya dapat menyebabkan masalah peredaran darah tetapi juga meningkatkan kejang dan ketegangan pada otot.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait