Aisyahrani marah karena pegawai toko sepatu yang ia kunjungi pasang tampang muram dan terkesan 'malas' melayani.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 01 September 2018 - 13:49 WIB
WowKeren - Adik sekaligus manajer Syahrini, Aisyahrani, mendadak marah. Ibu dari si kembar Raja dan Ratu itu rupanya kesal dengan perlakuan seorang pegawai di sebuah butik tas mahal.
Jumat (31/8), manajer yang akrab disapa Rani itu berniat membeli sepatu kesayangannya merek YSL. Rani merasa sikap pegawai yang melayaninya kurang sopan.
"Aduh belanja di toko itu, brand ternama tapi pelayanan kaki 5," seru Rani. "Lagi malas InstaStory, udah seminggu ini ya, tapi kali ini gua mau story karena gua menemukan, kejadian yang mau muntah. Gue belanja ke YSL, belanja loh bukan mau maling. Terus pelayannya namanya Amar, YSL Senayan City, melayaninya saya dengan sangat buruk. Udah bentuknya maaf ya pelayan, enggak sopan. Kurang ajar."
Rani lantas mengungkap kronologi hingga ia sampai memaki pelayan bernama Amar. Awalnya, Rani bertanya baik-baik soal ukuran sepatu. Namun ukuran sepatu yang diinginkan Rani tidak ada. Ia jadi makin kesal ketika Amar memberikan jawaban yang dianggapnya kurang sopan. Amar seolah mengira Rani cuma sekedar melihat-lihat dan tak serius membeli.
"Jadi saya itu suka sama brand ini, memang ingin membeli sepatu. Terus saya tanya ada ukurannya enggak. Eh dia mimik wajah nya itu ya seperti tidak ada sopan santunnya dan bilang enggak ada," lanjut Rani. "Saya bilang oh berarti tinggal yang di display aja dong? Dan disitu memang kondisinya kurang bagus karena mungkin barang display."
Ternyata, sepatu yang diinginkan Rani ada namun tersedia di toko lain. "Dia bilang enggak ada, tapi temennya pas cek di Plaza Indonesia itu ada, gimana saya enggak emosi coba," seru Rani.
Melihat sikap Amar, Rani langsung mengeluarkan pernyataan pedas. Ia merasa Amar tak pantas bekerja di brand ternama seperti YSL.
"Amar, kamu cocoknya kerja di pasar. Bukan di brand ternama seperti ini. Sayang banget brand ternama YSL mempekerjakan orang seperti kamu (Amar). Prediksi aku sih Amar ini netijen yang suka julid gitu, kelihatan gak suka saya datang. Mukanya bermuram durja. Terus saya maki, makian saya rahasia, iya kan," kata Rani. "Amar, siapapun brand ternama yang mempekerjakan kamu yang gak punya attitude dan gak sopan ini, ini bukan hanya berlaku dengan saya, tapi dengan siapapun, bagaimanapun bentuknya orang itu. Ya, ngerti kamu. . MakPerlakukan pembeli dengan sopan, karena pembeli adalah raja."
Rani lalu melaporkan kelakuan Amar ke salah satu teman yang bekerja di YSL. Ia juga tak akan lagi kembali ke toko tersebut. "Kesal saya, semua orang pasti kesal. Jadi semua orang gak boleh digituin. Atau siapapun, dari status sosial manapun, harus sopan kalau kalian melayani orang atau pembeli," tutur Rani.
Netizen ikut mengomentari video Rani. Mereka memberikan dukungan pada Rani karena pernah mengalami nasib serupa.
"Wajar sih yaaa.. Namanya pekerja jasa.. Biar bad mood bagaimanapun.. Harus senyum sama pembeli/client.. Biar client murka kaya apa... Harus tetep senyum n dengerin smua amarahnya.... *pernah diposisi itu... Dan paling sebel kalo liat pelayan / pedagang jutek," seru rahimahmay. "Pembeli adalah raja.. suka ga suka sama orgnya ga usah ditunjukkin gtulah.. hrs profesional dong.. klo ga bs ramah dan good attitude ya jgn jd SPG," kata karenfrans__p.
(wk/riaw)