Putus komunikasi dengan Pasha membuat keluarga memantau berita gempa dan tsunami melalui media.
- Dian
- Jumat, 28 September 2018 - 23:58 WIB
WowKeren - Nama Pasha menjadi sorotan ketika berita gempa Donggala, Sulawesi Tengah dan Tsunami yang menyerang Palu menghentak masyarakat. Bagaimana tidak, Pasha adalah Wakil Wali Kota Palu. Personil grup band Ungu ini masih belum juga memberikan kabar ke keluarganya yang berada di Jakarta.
Ayah Pasha, Syamsudin, mengatakan dirinya terus-terusan memantau perkembangan bencana gempa dan tsunami melalui media. Pasalnya, keluarga sama sekali belum bisa menghubungi Pasha setelah bencana alam itu terjadi.
"Iya, saya ikut mantau dari berita di TV ini," kata Syamsudin dilansir Detik Hot, Jumat, 28 September. Menurut Syamsudin, saat ini Pasha memang sedang bermukim di Palu. Lantas, kapan dia terakhir kali berkomunikasi dengan putranya itu?
Syamsudin mengatakan dirinya terakhir berkomunikasi dengan Pasha ketika vokalis band Ungu itu sedang berada di Jakarta beberapa waktu lalu. Syamsudin sendiri saat ini sedang berada di Malang, bukan di Jakarta. Meski demikian, dia pun berharap agar putra yang dibanggakannya itu bisa dalam kondisi selamat dan sehat. "Semoga baik-baik semuanya," harap Syamsudin.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, ketika gempa dan tsunami terjadi, Pasha dikabarkan sedang sibuk menyiapkan acara pembukaan Pesona Palu Nomoni ke-3 sebagai rangkaian HUT ke-40. Pasha juga sempat mengunggah video panggung acara tersebut melalui InstaStory.
"Assalamualaikum Indonesia," ujar Pasha di video tersebut. "Sekarang kita berada tepat di depan panggung anjungan dalam kegiatan pembukaan Palu Nomoni 3," ungkap Pasha saat itu. Acara itu rencananya diselenggarakan untuk mempromosikan wisata Palu dan diperkirakan akan menarik perhatian ratusan ribu wisatawan lokal dan mancanegara.
Namun sayangnya hingga saat ini Pasha belum menjawab pertanyaan netizen dan mengungkapkan kondisi terkininya. Hal tersebut otomatis membuat netter dan fans Pasha merasa khawatir dengan kondisinya saat ini usai terjadi bencana alam.
(wk/dian)