Adelia tak bisa menahan kesedihannya saat melihat kondisi Palu saat ini.
- Raysa Septi Anggraini
- Jumat, 05 Oktober 2018 - 01:09 WIB
WowKeren - Gempa disertai tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, menghancurkan berbagai bangunan di daerah tersebut. Tak hanya memakan korban jiwa, dahsyatnya gempa juga meluluh-lantakkan Palu dan Donggala hingga rata dengan tanah.
Kondisi inilah yang tergambar dalam video InstaStory Adelia Wilhelmina, istri Pasha Ungu, Wakil Wali Kota Palu. Baru-baru ini Adelia mengunggah video dampak dari gempa dan tsunami yang menghancurkan kota kesayangannya itu.
Dalam video yang diunggah Adelia, tampak bangunan-bangunan hancur lebur dan porak-poranda. Puing-puing bangunan terlihat berserakan di jalan sehingga terlihat jauh berbeda dengan bentuk aslinya.
Adelia pun tak bisa menahan kesedihannya saat mengunggah video itu. Ia menambahkan emoji menangis pada video kondisi Palu saat ini yang hancur. "Ya Allah (emoji menangis)," tulis Adelia.
Hingga sekarang, Adelia memang masih mendampingi Pasha berada di Palu untuk membantu para korban gempa. Adelia bahkan rela berjauhan dengan anak-anaknya yang kini tinggal di Bogor.
Melalui InstaStory, Adelia juga sempat mengungkapkan rasa rindunya pada anak-anaknya. Ia mengunggah screenshot percakapannya dengan anaknya yang meminjam ponsel sang nenek.
Adelia mengaku sangat merindukan buah hatinya tersebut. Namun ia tetap berusaha tegar demi menjalankan tugasnya mendampingi sang suami di Palu.
"Mommy kangenn. Dewa wa mommynya pake hp neneknya," tulis Adelia. "Sayaaaaang kangenn."
Sementara itu, belum lama ini Adelia juga sempat mengungkapkan rasa geramnya karena pemerintah Kota Palu dituduh tak bekerja membantu para korban gempa oleh sejumlah oknum. Adelia pun menjelaskan bahwa ia melihat sendiri bahwa pemerintah kota Palu terus bekerja tanpa henti demi menyalurkan bantuan untuk para korban.
"Di sini kita semua korban. Tapi kenapa orang malah anarkis dan membuat kabar2 yang memprovokasi. Kita dapat cobaan tapi ini kehendak Allah. Sampai orang2 bilang pemerintah kota Palu tidak bergerak. Saya istrinya mendampingi dan melihat sendiri kita semua bekerja. Tolonglah manusiawi sedikit semuanya," tulis Adelia kala itu. "Di sini semua lapar dan kehausan kita juga sama. Sabar Insyaallah semuanya kita diberi kemudahan," imbuh Adelia. "Saya juga ninggalin anak2 di Bogor saya bertahan di sini karena kita semua tidak lari."
(wk/rays)