Berlinang Air Mata Antar Kepergian Sang Adik ke Liang Lahat, Emil Dardak Beri Pidato Mengharukan
WowKeren/Fernando
Nasional

Adik kandung Emil yang bernama Eril Dardak ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya dengan kondisi tertutup plastik pada Rabu (12/12).

WowKeren - Adik kandung dari Bupati Trenggalek, Emil Dardak, yang bernama Eril Dardak dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (12/12) kemarin. Adik ipar dari artis Arumi Bachsin ini ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di Bandung dalam kondisi wajah tertutup plastik.

Sementara ini, penyebab kematian Eril masih terus digali oleh pihak kepolisian. Namun, keluarga Eril menolak untuk melakukan autopsi pada jenazah pria yang juga aktif sebagai caleg muda tersebut.

Di sisi lain, keluarga Emil sendiri sudah melakukan prosesi pemakaman adik terkasihnya itu. Pemakaman yang dilakukan di TPU Tanah Kusir tersebut berlangsung mengharukan. Sebagai kakak kandung, Emil terlihat memberikan pidato sambil berlinang air mata untuk mengantar kepergian sang adik ke liang lahat.


"Hadirin semua yang saya hormati, usai sudah prosesi pemakaman demi mengantarkan Eril Arioristanto Dardak, putra atau anak ketiga dari Hermanto Dardak. Almarhum dipanggil oleh Allah, secara tiba-tiba. Mudah-mudahan itu jalannya lebih mudah. Tidak melalui proses berkepanjangan," ujar Emil seperti dipantau WowKeren di TPU Tanah Kusir, Jakarta pada Kamis (13/12). "Saya minta doa dari para takziah, agar adik kami khusnul khotimah. Agar amal diterima dan ditempatkan di surga."

Dalam pidatonya, Emil mengatakan bahwa sang adik merupakan mahasiswa yang memiliki banyak teman. Ia juga mengungkap bahwa adiknya adalah pemuda yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan.

"Bagi saya pribadi, Eril memang dinamai sangat mirip dengan saya. Karena itu yang kami minta, adik saya Mila cewek. Dan saya saat mengazani tadi teringat bagaimana saya yang mengazani adik saya juga di mitra keluarga," ungkap Emil sambil berlinang air mata. "Jadi apabila ada utang piutang yang belum selesai tolong bisa diberitahu keluarga. Apabila ada kesalahan yang disengaja tau enggak dari adik kami mohon dimaafkan."

Kepergian Eril yang mendadak bukanlah hal yang mudah diterima bagi Emil dan juga keluarga. Akan tetapi, ia menyampaikan rasa bangganya terhadap sang adik yang selama ini sudah semangat dalam meneruskan apa yang belum dituntaskan kakaknya. "Itu tak akan terhapus kenangan hidup Eril Dardak selama 21 tahun, kami bersyukur walau cuma 21 tahun, Allah hadirkan ke kita," pungkas Emil mengakhiri pidatonya.

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait