Banyak netter yang mengaku prihatin saat tahu Reza Bukan diam-diam digugat cerai sang istri.
- Nur Khotimah
- Kamis, 20 Desember 2018 - 14:59 WIB
WowKeren - Kabar cukup mengejutkan datang dari Reza Bukan yang tengah diadili karena kasus narkoba. Di tengah proses hukumnya yang masih berlanjut, Reza diam-diam digugat cerai oleh istrinya yang bernama Verena Vesca. Kabar ni disampaikan oleh majelis hakim pada sidang Reza, Rabu (19/12).
"Kamu tahu istrimu melakukan gugatan cerai," kata salah seorang anggota majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (19/12). Monang Sagala selaku pengacara Reza mengatakan bahwa kliennya kaget mendengar kabar bahwa dirinya digugat cerai oleh sang istri.
"Kaget tadi. Padahal, tadi ngobrol masih ketawa-ketawa kan. Dia baru tahu juga. Kami kuasa hukum juga baru tahu," kata Monang. Reza sendiri menebak bahwa keputusan sang istri untuk bercerai sedikit banyak dipengaruhi oleh kasus narkoba yang menimpanya.
Kabar Reza Bukan digugat cerai di tengah kasus narkoba ini pun menjadi bahasan hangat usai dibagikan ulang oleh akun gosip @dara.rumpi. Sejumlah netter mengaku kasihan dan prihatin lantaran Reza harus ditinggalkan oleh orang tercinta di saat dia membutuhkan dukungan penuh.
"Ini judulnya narkoba menghancurkan segalanya (emoji sedih)," kata netter. "YaAllah, kasian yaa!! Disaat lagi terpuruk yang seharusnya istri jadi bahu untuk bersandar, malah pergi ninggalin," seru yang lain simpati. "Ya allah hancur pasti hati bang bukan," celetuk lainnya. "Sudah jatuh,tertimpa tangga (emoji nangis)," tutur netter lain.
Di sisi lain, sejumlah netter memahami keputusan yang diambil oleh Verena Vesca ini. "Ya klo suami ketergantungan narkoba ngapain di pertahanin juga. Resikolah," kata netter. "Dilema gak si? Satu sisi bukan saat yg tepat buat cerai tp di sisi istrinya mungkin anti bgt punya pasangan pemake," seru lainnya. "Tapi udah lama liat ignya reza bukan gada upload istri, sampe aku kira duda paling anak doang, mungkin aja yakan udah ada masalah lamaa, eh ktambah kesandung gini. Mungkin lo mungkin," tebak yang lain.
(wk/nur2)