Simak video haru seorang polisi menenangkan Adit yang dibagikan oleh Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui Twitter.
- Silmi Amalia Fidareni
- Sabtu, 29 Desember 2018 - 11:28 WIB
WowKeren - Tsunami yang terjadi di kawasan Selat Sunda pada Sabtu (22/12) kemarin menimbulkan duka yang mendalam. Beberapa orang harus kehilangan anggota keluarganya yang tewas akibat terjangan ombak tsunami. Salah satunya adalah seorang bocah bernama Aditia ini.
Aditia diketahui kehilangan orangtua dan adiknya saat terjangan ombak tsunami di rumahnya di Desa Kunjir, Lampung Selatan. Pada saat itu, Adit memang tengah tak berada bersama dengan orangtuanya. Adit sedang berada di luar kota mengikuti undangan seleksi menjadi anggota Timnas U-13 untuk pra penyisihan Piala Asia.
Sekembalinya dari seleksi, Adit harus menelan kenyataan pahit kehilangan anggota keluargnya. Ibu dan adinya dikabarkan meninggal dunia. Sementara sang ayah masih dalam pencarian. Dokter serta beberapa petugas yang terkait di lokasi bencana berusaha menenangkan Adit atas musibah yang menimpa keluarganya ini.
Personil Polri memghibur Adit seorang anak yang kehilangan orangtuanya terkena tsunami Selat Sunda. Ketika keluarganya tersapu tsunami Adit sedang diluar kota ikut kompetisi sepak bola U-13 di Lampung. Cita-cita Adit ingin menjadi bintang sepakbola agar Indonesia selalu juara. pic.twitter.com/dnUy7b90Gy
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) 28 Desember 2018
Termasuk seorang polisi yang tampak memberikan ucapan-ucapan menenangkan Adit. Terlihat dalam sebuah video yang dibagikan Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam unggahan Twitter miliknya.
"Panggilnya papi aja ya. Papi kan di Karah, nanti kalau Adit ke Karah, Adit telpon. Nanti kalau papi kalau memang lagi enggak tugas nanti bisa temuin Adit, ya," ujar polisi tersebut sambil berusaha menenangkan Adit dan memeluknya. "Semangat dong, ya. Bisa kan semangat kan? Iya, apalagi bek, kuat nih kakinya. Jadi, jangan ngelamun. Tadi papi ke sini lihatin Adit ngelamun aja. Jangan ngelamun, ya. Semangat, ya. Banyak doa. Doa terus kirim doa buat ibunya, bapaknya. Adiknya juga."
Sementara itu, netizen yang melihat video tersebut tak kalah dibuat haru. Beberapa komentar memberikan semangat kepada Adit yang harus hidup sebatang kara usai ditinggal keluarganya.
"Sebagai bentuk support moral dari sesama Adit, semangat y boi! Main bola yang bagus biar bisa gabung Persija terus entar gua poto-potoin dah, dari Adit untuk Adit," tulis salah satu netizen. "Semoga ortang tua Adit diterima di sisi-Nya, semoga husnul khatimah. Semoga cita"mu terwujud dek, sehat selalu dek. Yang tabah dek, Allah bersama mu. Aamiin," sahut netizen yang lain.
(wk/silm)