Dikenal Spesialis Antagonis, Simak Kiprah Torro Margens Sebagai Aktor dan Sutradara
Film
Aktor Senior Torro Margens Meninggal

Karier akting almarhum Torro Margens diawalinya pada tahun 1970.

WowKeren - Torro Margens meninggal di Sukabumi pada Jumat, 4 Januari 2018 pukul 00.45 WIB. Sehari sebelumnya, Torro dilarikan ke rumah sakit karena dua kali muntah darah yang juga sempat dialaminya saat shooting film di Jogja pada akhir Desember 2018 lalu.

Aktor bernama asli Sutoro Margono ini mulai berkarier di dunia hiburan Tanah Air pada 1970 di usia 20 tahun. Tercatat sekitar 60 film telah Torro bintangi, belum lagi sinetron, iklan, dan juga acara yang dibawakannya.


Sejak awal karier, Torro sudah dikenal sebagai sosok bengis dan kejam berkat peran antagonis yang kerap didapatkannya. Oleh sebab itu, tak heran apabila banyak orang yang merasa takut hanya dengan bertemu Torro secara langsung. Sebut saja presenter Ruben Onsu yang juga mengalami hal tersebut.

Selain berakting, Torro juga beberapa kali berperan di belakang layar sebagai sutradara maupun penulis skenario. Simak perjalanan karier Torro di dunia hibuan Tanah Air, khususnya film, yang berhasil dirangkum tim WowKeren berikut ini.

1. Segmen 'Uka-Uka' di Acara 'Gentayangan'


Segmen 'Uka-Uka' di Acara 'Gentayangan'
WowKeren/Fernando

Awal tahun 2000-an, acara dengan nuansa mistis bertajuk "Gentayangan" memiliki segmen khusus "Uka-Uka" yang merupakan kependekan dari Uji Keberanian dan Uji Kebenaran. Torro berperan sebagai pembawa acara dalam segmen tersebut dengan gaya antagonis yang menjadi ciri khasnya. Kepiawaian Torro membawakan segmen "Uka-Uka" masih dikenang oleh masyarakat hingga kini.

2. Terkenal Sebagai Sutradara Film Laga


Terkenal Sebagai Sutradara Film Laga
WowKeren/Fernando

Selain dikenal sebagai aktor antagonis, Torro juga menjadi sutradara di beberapa film. Salah satunya film laga bertajuk "Preman" (1985) yang dibintangi Barry Prima dan Ayu Azhari. Pada tahun 1992, Torro juga menyutradarai adaptasi sandiwara radio "Saur Sepuh 5: Istana Atap Langit" yang karakter dan koreografi bela diri dalam filmnya disebut-sebut sekelas film Hong Kong.

3. Pernah Menjadi Sutradara Film Horor


Pernah Menjadi Sutradara Film Horor

Belakangan ini, Torro juga kerap membintangi film horor Tanah Air. Di antaranya "Kalung Jailangkung", "4 Tahun Tinggal Di Rumah Hantu", "Hantu Diskotik Kota", dan "Ruqyah: The Exorcism". Selain genre laga, film horor "Luka Berlumur Darah" yang disutradarainya pun begitu dikenang banyak orang.

4. Aktor Lintas Generasi


Aktor Lintas Generasi

Torro telah mulai menjadi aktor sejak tahun 1970-an. Belum lama ini, tepatnya November-Desember 2018, aktor kelahiran 1950 tersebut masih melakukan shooting film terakhirnya bersama production house Kaninga Pictures. Karier panjangnya di dunia perfilman lantas membuat sutradara kondang Joko Anwar memberikan gelar pada Torro sebagai aktor lintas generasi.

5. Terakhir Berperan di Film 'Love For Sale'


Terakhir Berperan di Film 'Love For Sale'

Film layar lebar terakhir Torro ialah "Love For Sale" yang berhasil menyabet beberapa penghargaan di tahun 2018 lalu. Dalam film tersebut, Torro berperan sabagai ayah palsu Arini (diperankan Della Dartyan).

6. Bintangi Iklan dengan Karakter Antagonis


Bintangi Iklan dengan Karakter Antagonis

Peran apiknya sebagai antagonis selama puluhan tahun membuat Torro juga diminta membintangi iklan dengan karakter kuat yang dimilikinya tersebut. Tentu masyarakat masih mengingat sebuah iklan yang dibintangi Torro dan mempromosikan makanan ringan. Dalam iklan tersebut, Torro diceritakan terus mengomel sebelum akhirnya memakan jajanan ringan tersebut.

You can share this post!

Related Posts
Loading...