Tindakan Hwang Minhyun yang seolah remeh ini rupanya menuai kekecewaan dari para penggemar NU'EST.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Sabtu, 05 Januari 2019 - 09:02 WIB
WowKeren - Kontrak para personel Wanna One dengan Swing Entertainment telah berakhir 31 Desember lalu. Kini beberapa member seperti Hwang Minhyun dan Ha Sung Woon kembali lagi ke grup permanen mereka.
Setelah sempat dilarang main sosial media pribadi, Hwang Minhyun kini kembali aktif di akun Instagram pribadinya, @optimushwang. Penyanyi kelahiran 1995 tersebut kedapatan mengganti bio Instagramnya.
Hwang Minhyun yang semula menuliskan nama fandom NU'EST, LOVE, kini menggantinya dengan namanya. Sayang, tindakan yang seolah remeh ini rupanya menuai kekecewaan dari para penggemar NU'EST.
"Apakah kalian semua baik-baik saja? Aku tidak... Aku berusaha keras untuk menahannya... Ini pertama kalinya aku merasa sangat sedih dalam hidupku... Aku sangat sedih sampai ingin menangis," komentar seorang fans. "Aku juga... Aku sangat terluka... Tapi apa yang bisa aku lakukan..." kata fans lainnya.
"Aku juga merasakan hal yang sama, tapi mari kita percayai Minhyun dan terus mendukungnya... Dia mungkin sedang memikirkan posisi dia saat ini," ujar fans. "Bahkan sebelum menyapa kita, dia memutuskan untuk menghapus nama kita. Kurasa aku akan sembuh dengan berjalannya waktu, tapi ini sulit," imbuh yang lain.
Komentar-komentar kecewa dari fans ini rupanya menjadi sorotan para netter di situs komunitas online. Tak jauh berbeda dari fans, para netter juga menilai kalau apa yang dilakukan Minhyun kurang tepat.
"Menurutku dia tidak mengambil keputusan yang bijaksana," komentar netter. "Aku memihak fans NU'EST. Apa yang Minhyun lakukan pada mereka itu tidak menyenangkan dan sekarang mereka memberontak," ujar netter yang lain.
"Kenapa orang-orang menganggapnya semacam pangeran Mongolia yang diculik? Berhentilah berdelusi dan bangun. Hwang Minhyun menghabiskan waktu di Wanna One dan dia menerima banyak cinta sebagai member Wanna One tapi kurang tepat juga kalau dia melakukan ini tepat setelah Wanna One bubar," tambah lainnya.
(wk/dewi)