Buntut 'Kebohongan Award', Grace Natalie dan 3 Kader PSI Dilaporkan ke Polisi
Nasional

Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan Grace Natalie dan 3 kader PSI ke Bareskrim Polri pada 6 Januari 2019.

WowKeren - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menganugerahkan "Kebohongan Award" kepada Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Akibatnya, Ketua Umum serta sejumlah pengurus PSI dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Anggota PSI yang dilaporkan antara lain, Ketua Umum DPP PSI Grace Natalie, beserta sekjennya, Raja Juli Antoni. Selain itu, pengurus PSI Tsamara Amany dan Dara Adinda Kesuma Nasution juga turut dilaporkan terkait "penghargaan" tersebut.


Pelaporan ini dilakukan oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Wakil Ketua ACTA, Hendarsam Marantoko, mendatangi gedung Bareskrim Polri di jalan Meda Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Minggu (6/1) malam. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/0023/I/2019/Bareskrim tertanggal 6 Januari 2019.

"Kami selaku kader dari Pak Prabowo merasa ini suatu bentuk pelecehan kepada Pak Prabowo," terang Hendarsam. "Artinya suatu perbuatan diungkap secara satir, menyindir melecehkan seperti ini tidak sesuai dengan apa namanya tuh, adat dan kebiasaan kultur politik kita."

Hendarsam mengaku membawa sejumlah bukti kala membuat laporan ke pihak kepolisian. Beberapa di antaranya adalah softcopy pemberitaan media-media dalam bentuk flashdisk.

"Mungkin nanti kita lagi mau cek kalau memang bentuk fisik piagam penghargaan dengan KTP dengan piala itu ada," tutur Hendarsam. "Ya mungkin akan kita serahkan nanti."

Hendarsam berharap pelaporan ini bisa menjadi pembelajaran bagi PSI. Ia juga berharap PSI dapat menggunakan cara yang lebih etis dalam mengemukakan pendapat.

"Ini pembelajaran buat semuanya," tutur Hendarsam. "Kalau PSI mengatakan ini pembelajaran buat masyarakat, kami juga ingin mengatakan ini pembelajaran bagi PSI bahwa ada cara-cara yang lebih beradab untuk mengemukakan pendapat untuk melakukan kontra alibi terkait hal tersebut."

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon telah memberikan tanggapannya terkait "penghargaan" tersebut. Menurut Fadli, PSI hanya mau mencari sensasi jelang Pemilu 2019. Fadli juga sempat menyindir janji Presiden Joko Widodo tentang mobil Esemka yang belum terpenuhi hingga kini.

You can share this post!

Related Posts
Loading...