'Kebohongan' Vanessa Angel Soal Prostitusi Terbongkar, 'Digaji' 15 Kali Hingga Bayar Germo 8 Kali
Instagram/vanessaangelofficial
Selebriti

Setelah sempat mengungkap Vanessa sering transaksi prostitusi online, polisi kini membeberkan soal bukti kirim uang ke pihak mucikari.

WowKeren - Kasus Vanessa Angel belakangan makin ramai dibahas. Pasalnya, polisi sudah mengungkap kalau Vanessa bukan satu kali saja bahkandiyakini sering melakukan transaksi prostitusi online.

Pihak mucikari juga sempat membocorkan fakta mengejutkan soal Vanessa. Dua mucikari yakni Tentri Novanta alias TN dan Endang Suhartini alias ES menyebut kalau mereka cuma perantara karena justru dari pihak Vanessa ataupun artis serta model yang justru menawarkan diri.


Tak cuma itu, polisi juga mengungkap soal transferan antara Vanessa dan mucikari. Sejauh ini, Vanessa sudah menerima transferan dari mucikari sampai 15 kali dari ES selama 1 Januari 2018 hingga 5 Januari 2019.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengungkap kalau Vanessa juga mentransfer mucikari sebanyak 8 kali. Nantinya, polisi akan terus menyelidiki soal keterlibatan Vanessa tersebut.

"Itu data yang kami dapat dari tranksaksi rekening koran, untuk VA mendapat order beberapa kali dari layanan prostitusi online ini," kata Yusep. "Untuk sementara data yang kita tarik per 2017. Namun dari transaksi rekening yang kami dapat, rekening koran, untuk inisial VA ini telah mendapat kiriman sebanyak 15 kali menerima transfer dari mucikari ES. Dia juga mentransfer ke mucikari ES sebanyak 8 kali. Ini yang akan kita dalami."

Soal bayaran mucikari, Yusep menyebut komisinya mencapai 12 persen. Ini artinya mucikari cuma dapat 12 juta. "Mucikari kalau dirata-rata dapat 15 persen dari jumlah yang diterima artis," kata Yusep.

Polisi sebelumnya juga mempelajari barang bukti berupa celana dalam dan alat kontrasepsi. Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, mengisyaratkan temuan "bekas-bekas" sesuatu pada dua barang tersebut.

"Karena polisi kan punya rekam jejaknya, tanggal berapa dimana polisi tidak mungkin (asal menyita barang bukti) karena didukung data otentik," kata Barung. "Saya bicara underwear sama kontrasepsi tidak akan serta merta disita tanpa melalui laboratorium yang cukup canggih. Jadi underwear dan kontrasepsi diperiksa itu identik, ada bekas-bekasnya, sangat identik dan tak terbantahkan."

Sementara itu, terungkapnya aliran dana dari mucikari ke Vanessa membuat tim pengacara memutuskan mundur. Sama seperti Muhammad Zakir, Guntual Laremba dan Tuti yang ikut mewakili Vanessa memilih mengundurkan diri.

"Jadi sebetulnya apa yang disampaikan pak Zakir sudah sesuai dengan apa yang dikatakan Vanessa. Dalam hal ini kami sebagai kuasa hukum saat itu selalu berdiskusi atau tentu seorang klien terbuka pada kami," kata Tuti. "Maka kami mengundurkan diri dari kuasa hukum Vanessa. Kalau dibantah lagi (oleh Vanessa) nanti kami akan ambil sikap sebagai kuasa hukum."

You can share this post!

Related Posts