Polisi Sebut Vanessa Angel Beri Komisi Rp 12 Juta, Penjelasan Muncikari Malah Beda
Youtube
Selebriti

Selain blak-blakan soal honor yang diterima, kedua mucikari juga membantah pernyataan Vanessa Angel tentang penjebakan.

WowKeren - Dua tersangka yang merupakan mucikari kasus prostitusi yang menyeret nama Vanessa Angel akhirnya buka suara. Dalam sebuah sesi wawancara, ES dan TN membeberkan honor yang mereka dapat dari menjadi perantara. Menariknya, ES dan TN memiliki jawaban yang berbeda dengan yang diungakap polisi.

Sebelumnya, menurut keterangan pihak kepolisian, mucikari ES juga mendapat komisi dari aksinya menjajakan wanita. Namun, ES mengungkapkan bahwa ia tak mendapatkan sepeser pun dari praktik prostitusi tersebut. Bahkan, ES mengaku tak tahu menahu soal tarif yang dibandrol untuk mengencani Vanessa.


“Aku enggak dapat bagian apa-apa," ujar ES dalam sesi wawancara ekslusif "Breaking News" yang ditayangkan iNews TV, pada Kamis (10/1). "Harga pun aku enggak tahu menahu."

Berbeda dari ES, mucikari TN mengaku mendapatkan 10 persen dari hasil transaksi Vanessa dan Avriel. Padahal, menurt keterangan polisi TN mendapat 15 persen.

“Kemarin sudah dijelaskan juga sama polisi. Ya, kurang lebih segitu lah," kata TN. "Dari tarif Vanessa dan Avriel, saya masing-masing dapat 10 persen."

Dalam wawancara itu, kedua mucikari ini meminta agar Vanessa jujur dalam memberikan pernyataan. Mereka juga berpesan agar ia tidak menjerumuskan orang lain demi kepentingan pribadinya. “Ya, itu sih terserah dia (kalau) mau berbohong. Masyarakat bisa menilai sendiri kok,” ujar ES.

ES juga membantah pengakuan Vanessa yang bilang dijebak. Ia juga mengaku sudah kenal Vanessa sejak tahun 2017. “Kalau dia benar dijebak, aku enggak akan di sini. Ini bukan kejadian terencana. Mungkin, keadaan yang membuat dia seperti ini. Semua kembali pada dirinya sendiri.”

Lebih lanjut, TN berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus tersebut dan mengadili sesuai ketentuan hukum. Selain itu, ia berharap agar Vanessa juga dikenakan sanksi hukum yang sama seperti yang mereka alami.

“Kalau bisa, ya sama-sama kena pasal lah. Kan sangat memungkinkan dia juga menikmati uang dari luaran, tak hanya dari kami. Jadi dia bisa saja berbohong," ujar TN. “(Harapannya) agar kasus ini tetap ditelusuri. Cari bukti kalau dia juga ambil job seperti ini."

You can share this post!

Related Posts
Loading...