Titi mulai menggunakan berbagai cara untuk menurunkan bobot tubuhnya. Salah satu yang dilakukannya yakni mengonsumsi obat herbal.
- Nur Islamiyah
- Rabu, 16 Januari 2019 - 13:47 WIB
WowKeren - Nama Titi Wati, akhir-akhir ini menjadi pemberitaan hangat berbagai media. Wanita asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah tersebut viral karena bobot tubuhnya yang dikabarkan seberat 350 kilogram. Hal tersebut juga akhirnya menjadi perhatian dinas sosial.
Setelah diperiksa oleh tim RSUD dr. Doris Sylvanus Palangkaraya, bobot Titi rupanya hanya 220 kilogram. Angka 350 tersebut muncul dari perkiraan keluarga. Pasalnya, keluarga mengaku Titi sudah tidak bisa ditimbang di rumah.
Dari pengakuan Titi, berat badannya pernah berada dalam angka normal. Berat badannya terus bertambah sejak tahun 2013 lalu. Pada saat itu, beratnya sudah mencapai 167 kilogram. Wanita berusia 37 tahun tersebut mengaku sering mengonsumsi gorengan, sedikit makan nasi dan kerap minum es.
Saat berat badannya mulai naik pada 2013 silam, Titi mulai menggunakan berbagai cara untuk menurunkan bobot tubuhnya. Salah satu yang dilakukannya yakni mengonsumsi obat herbal. Namun, karena harga obat herbal semakin mahal. Ia tak mampu lagi membelinya.
Hal itu menyebabkan berat badan Titi kembali naik. "Setelah tidak mampu membeli minuman herbal penurun berat badan itu, saya pun menjalani aktivitas saya seperti orang normal. Makan dan minum pun juga tidak terkontrol lagi, sehingga berat badan saya yang saat itu sempat 167 kilogram, kini menjadi 350 kilogram lebih," ujar Titi seperti yang dikutip dari Liputan6.
Lalu, sebenarnya benarkah obat pelangsing herbal dapat menurunkan berat badan? Mochammad Rizal, seorang dokter pakar di bidang gizi olahraga dan kebugaran mengatakan bahwa naiknya berat badan setelah mengonsumsi obat herbal dapat disebabkan karena sifat diuretik, menurunkan nafsu makan dan beberapa juga memiliki efek psikologis di dalamnya.
Sifat diuretik sendiri menyebabkan seseorang kehilangan banyak cairan dalam tubuh. Jadi, berat badan menurun bukan karena lemak yang hilang. "Bersifat diuretik yaitu mengeluarkan cairan di dalam tubuh, sehingga turun berat badan mayoritas berasal dari kehilangan kadar air," kata Rizal.
Selain itu, jika obat herbal yang di minum bersifat penurun nafsu makan, wajar jika berat badan turun karena kalian akan merasa malas untuk mengonsumsi makanan. Nah, jika tidak dikonsumsi, nafsu makan akan kembali datang, bahkan bertambah besar.
Menurut Rizal, banyak orang yang menurunkan berat badan namun tidak diimbangi dengan perubahan kebiasaan. "Perubahan habbit tu bahkan lebih penting dan harus ditekankan di awal daripada penurunan berat badan itu sendiri," ucap Rizal.
Namun, saat ini, banyak orang yang ingin kurus secara instan. Padahal, tidak ada obat yang benar-benar menurunkan berat badan secara permanen. Selain itu, bakal ada efek buruk dari mengonsumsi obat herbal pelangsing.
Untuk mendapatkan tubuh langsing, kalian harus mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Mulai dari makanan yang dikonsumsi, kebiasaan seperti merokok dan alkohol serta olahraga juga harus diperhatikan.
Kalian bisa mengetahui tips agar tetap merasa kenyang saat diet di sini. Selain itu, jaga tubuh ideal yang susah payah kalian dapatkan setelah menjalani diet dengan beberapa langkah, baca di sini.
(wk/nris)