Kunjungan tersebut adalah untuk memenuhi janji Ahok sebelumnya bahwa ia akan mengunjungi rumah istri Mantan Kapolri Hoegeng saat ia keluar dari penjara.
- Wahyu
- Senin, 28 Januari 2019 - 10:15 WIB
WowKeren - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengunjungi istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Imam Santoso, Meriyati Roeslani pada Minggu (27/1). Ia pergi ke sana ditemani oleh sang ibu, Buniarti Ningsih. Kunjungan tersebut kemudian ia unggah lewat akun Twitter miliknya.
"Hari ini bersama mama saya mengunjungi Ibu Meri Hoegeng," cuit Ahok di akun Twitter miliknya pada Minggu (27/1). "Yang merupakan istri dari Almarhum Hoegeng Iman Santoso, mantan Kapolri 1968 - 1971."
Hari ini bersama mama saya mengunjungi Ibu Meri Hoegeng yang merupakan istri dari Almarhum Hoegeng Iman Santoso, mantan Kapolri 1968 - 1971. pic.twitter.com/HMhTiK6HbL
— Basuki T Purnama (@basuki_btp) 27 Januari 2019
Kunjungan tersebut adalah untuk memenuhi janji Ahok sebelumnya. Saat mantan Gubernur DKI Jakarta itu berada di penjara, ia mendengar kabar bahwa Meri terbaring di rumah sakit.
Namun, karena kondisi yang tak memungkinkan Ahok pun tak bisa menjenguk. Dari jeruji besi ia hanya bisa melayangkan sepotong doa lewat secarik kertas yang kemudian diunggah di Instagram. Dalam surat tersebut Ahok mengatakan akan sowan ke rumah Meri kala ia sudah bebas nanti.
Dalam kesempatan itu, Meri memberi Ahok sebuah lukisan karya Hoegeng di masa lalu. Lukisan tersebut menggambarkan seorang lelaki paruh baya yang sangat kurus. Lelaki tersebut terlihat sedang duduk dengan tatapan nanar.
Selain lukisan, Ahok juga diberi CD lagu-lagu yang juga merupakan karya Hoegeng. Ahok menuturkan bahwa CD lagu-lagu tersebut akan ia gunakan untuk latihan bernyanyi.
Ahok sendiri mengaku bahwa ia juga baru tahu jika mantan Kapolri itu memiliki jiwa seni yang tinggi. Hal tersebut ia ungkapkan lewat unggahan Instagram.
"Saya baru tahu kalau Pak Hoegeng mempunyai jiwa seni yang tinggi, keluarga memberikan lukisan yang merupakan lukisan karya Pak Hoegeng," terang Ahok. "Selain itu saya diberikan CD lagu-lagu karya Pak Hoegeng. Bisa untuk saya gunakan latihan bernyanyi."
(wk/wahy)