Ridwan Kamil Ingatkan Pentingnya Perlindungan Konsumen Lantaran Pernah Tertipu Online Shop
Instagram/ridwankamil
Nasional

Karena tidak adanya interaksi langsung antara penjual dan pembeli, belanja online kerap diibaratkan seperti membeli kucing dalam karung.

WowKeren - Belanja online kerap dijadikan sebagai solusi memenuhi kebutuhan tanpa harus beranjak dari tempat duduk. Apalagi bagi masyarakat yang sibuk, kehadiran online shop bisa sangat membantu.

Namun, perlu diperhatikan bahwa belanja online juga memiliki kekurangan. Hal ini mengingat sang penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung untuk melakukan transaksi.


Dengan tidak adanya transaksi langsung, konsumen tidak dapat mengecek kondisi barang yang dibelinya. Bahkan, belanja online kerap diibaratkan seperti membeli kucing dalam karung.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku dirinya pernah tertipu saat belanja online. Kejadian itu terjadi ketika ia memesan barang namun barang tersebut tak kunjung datang kepadanya.

Untuk itu, Emil mengingatkan pentingnya lembaga yang mengatur perlindungan konsumen. Hal tersebut untuk mencegah konsumen agar tidak dirugikan. Sebab bisa jadi bukan hanya Emil yang mengalami kejadian seperti itu, tapi juga konsumen lain di luar sana.

"Saya korban juga beli online tapi barang enggak diantar," kata Emil di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (30/1). "Itu contoh konsumen yang mesti dilindungi."

Selain barang yang tidak diantar, Emil juga sempat menceritakan pengalamannya tentang barang yang diantar tidak sesuai dengan yang ia beli. Waktu itu ia memesan batik dengan motif bentuk lingkaran di tengah. Ternyata setelah barang tersebut tiba, motif lingkarannya tidak berada di tengah pas seperti yang ia lihat saat memesan. Alhasil, ia pun tidak bisa memakainya.

"Ada batik bentuknya lingkaran di tengah pas sampai di saya lingkarannya nyerong," ujar Emil. "Akhirnya akhirnya enggak bisa dipakai karena janji lingkaran sempurna tapi pas dipakai tinggi sebelah."

Emil mengaku bingung kepada siapa ia harus mengadu. Meskipun seorang gubernur, sebagai konsumen ia juga pernah mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan. Untuk itu, ia menilai pentingnya perlindungan konsumen agar konsumen bisa tenang saat mengalami kejadian-kejadian serupa.

"Saya bingung ngadu ke siapa," imbuh Emil. "Contoh selevel gubernur saja sebagai konsumen pernah mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan."

You can share this post!

Related Posts
Loading...