Korban Pengeroyokan Massa Pro-Prabowo dapat Lima Jahitan, Ma'ruf Amin Kecam Pelaku
Nasional

Ma'ruf pun menghimbau kepada seluruh pendukung paslon nomor urut 01 untuk tidak melakukan perilaku yang menimbulkan keresahan.

WowKeren - Pada Selasa (2/4) kemarin, seorang pemuda dikeroyok oleh sekelompok massa usai kampanye terbuka Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Lapangan Kemiri, Purworejo, Jawa Tengah. Korban yang bernama Yuli Wijaya tersebut mengalami luka di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Mendengar hal tersebut, Ma'ruf Amin mengecam peristiwa pengeroyokan itu. Ma'ruf menekankan tidak ada permusuhan meski berbeda pilihan di Pilpres 2019.

"Wah itu saya kira tidak benar," ujar Ma'ruf usai memperingati Isra Mikraj di Wisma Kinasih, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/4) ini. "Kita ini kan kontestasi, kok bisa keroyok-keroyokan?"

Ma'ruf berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Ia pun menghimbau kepada seluruh pendukung paslon nomor urut 01 untuk tidak melakukan perilaku yang menimbulkan keresahan.

"Janganlah, kita mengharapkan tidak ada dan dari relawan Jokowi-Ma'ruf tidak boleh ada keroyok-keroyokan, pencegatan, penghadangan, tidak boleh," lanjutnya. "Kita melarang keras, jangan sampai."


Sementara itu, menurut kesaksian korban, insiden tersebut bermula saat dirinya sedang menunggu parkiran sepeda motor. Namun tiba-tiba ada rombongan yang meminta Yuli melepas bajunya yang bergambar Capres Joko Widodo.

"Rombongannya banyak beriringan, tiba-tiba salah satu dari rombongan itu balik arah dan menghampiri saya dan meminta melepas baju," ujar Yuli dilansir Republika pada Rabu (3/4). "Karena saya tidak mau, mereka langsung mengambil batu dan memukul kepala saya."

Yuli mengalami luka di kepala bagian belakang akibat pengeroyokan tersebut. Ia juga mengaku mendapat lima jahitan untuk luka tersebut.

"Mereka mukul dari samping belakang depan," kata Yuli, seperti dilansir dari Detik. "Ini yang sakit dijahit lima, terus ini bengkak."

Tak hanya itu, para pelaku juga merusak beberapa sepeda motor yang berada di dekat lokasi. Pihak kepolisian pun masih menyelidiki motif kasus pengeroyokan ini.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!