Gubernur Jabar Ridwan Kamil Dilabrak Warga Lantaran Tak Kunjung Ada Solusi Atasi Banjir
Instagram/ridwankamil
Nasional

Seorang warga jengkel lantaran sudah dua bulan wilayah Dayeuhkolot, Bandung dilanda banjir namun tak ada solusi dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi ini.

WowKeren - Banjir memang menjadi momok bagi sejumlah wilayah di Indonesia saat musim hujan. Salah satunya Kecamatan Dayeuhkolot, Bandung.

Tak jarang pula pemerintah setempat terjun ke lapangan untuk meninjau kondisi banjir di wilayahnya. Seperti yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Sabtu (6/4).

Namun, ada satu hal tak biasa yang dialami oleh pria yang akrab disapa Emil tersebut. Ia justru dilabrak oleh seorang warga di depan Kantor Desa Dayeuhkolot. Dengan nada tinggi, pria tersebut menanyakan kejelasan solusi untuk mengatasi banjir. "Pak, ini gimana Pak sudah dua bulan banjir, ini gimana solusinya pak?" tanya warga tersebut dilansir dari Detik, Sabtu (6/4).

Tak termakan emosi, Emil pun menanggapi warga yang marah-marah tersebut. Dengan santainya, ia bertanya, "Bapak mau ngobrol atau mau marah-marah?"

Warga tersebut merasa jengkel lantaran banjir yang sudah berlangsung selama dua bulan hingga kini masih belum bisa teratasi. Emil pun langsung memberikan pengertian kepada warga bahwa masalah banjir tidak bisa diselesaikan dalam waktu sekejap. Pemerintah, dikatakannya, tidak berpangku tangan melihat musibah ini.


Selama ini, pemerintah telah berupaya untuk mengatasi masalah banjir yang ada Dayeuhkolot sejak 200 tahun lalu. Seperti membangun terowongan dan sejumlah kolam retensi.

"Dayeuhkolot dari 200 tahun lalu sudah banjir," terang Emil. "Terowongan sudah dikerjakan, Cieunteung (kolam retensi) sudah selesai, tahun ini kita sedang bangun kolam retensi seperti Cieunteung, tapi kan kita butuh proses, Terowongan Curug Jompong mudah-mudahan tahun ini selesai."

Emil menegaskan bahwa hasil dari upaya tersebut memerlukan waktu untuk bisa dirasakan secara langsung. "Solusi sedang dikerjakan tapi tidak bisa seperti (instan) selesai. Ini masalah waktu, (contohnya) membangun rumah kita kan butuh waktu," jelas Emil.

Orang nomor satu di Jabar tersebut menuturkan bahwa tidak ada satupun yang mengharapkan terjadi bencana. Kedatangannya ke Dayeuhkolot juga merupakan wujud kepedulian Emil terhadap rakyatnya.

"Tidak ada yang bahagia dengan keadaan begini, kaya saya juga sedih," tutur Emil. "Ada solusi jangka pendek, jangka panjang semua dikerjakan, semua terdampak. Saya ke sini juga kan peduli."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait