Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menilai bahwa rencana pemerintah memindahkan Ibu Kota ke luar Pulau Jawa merupakan isu strategis.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 30 April 2019 - 12:07 WIB
WowKeren - Wacana pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia yang digulirkan pemerintah tengah mendapat banyak sorotan dari berbagai pihak. Tak terkecuali Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menilai bahwa rencana pemerintah memindahkan Ibu Kota ke luar Pulau Jawa merupakan isu strategis. Pasalnya, apabila dilihat dari sisi kebencanaan, wilayah Kalimantan yang diusulkan memang minim ancaman bencana gempa.
"Pemerintah terus matangkan rencana pemindahan ibukota Indonesia. Kajian tahap awal dari Bappenas pemilihan wilayah ibukota mengerucut pada 3 kandidat, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur," cuit Sutopo di akun Twitter pribadinya pada Senin (29/4). "Kalimantan memang aman dari gempa. Bagaimana menurut anda?"
Namun, usulan Sutopo justru mendapat banyak penolakan dari warganet. Banyak yang menilai bahwa pemindahan Ibu Kota akan mengganggu keseimbangan alam di Kalimantan yang selama ini dikenal dengan belantara hutannya.
"Berarti Hutan dibuka pak, Pohon besar berumur ditebang, hewan dan burung kehilangan rumahnya, belum lagi beraneka macam tumbuhan langka khas Kalimantan. Tidak bisakah bangsa Indonesia membangun tanpa melakukan kerusakan lebih besar pada hutan?" komentar akun @el***77. "Saya sih ga setuju. Bagaimanapun, utk jadi ibu kota perlu pembanguan, dan itu lambat laun akan mengorbankan hutan yg ada di kalimantan. Jangan sampai jadi ancaman bencana lingkungan lg," timpal akun @si***ma. "Aman dari gempa tapi merusak alam habis2an. Penebangan pohon untuk membuka lahan, galian batubara. Mau jadi apa Kalimantan? Byk satwa yang hampir punah," tambah akun @ad***yu.
Di sisi lain, Wakil Presiden Jusuf Kalla justru sempat mengusulkan Sulawesi sebagai calon Ibu Kota yang baru. "Ya, Sulawesi dibilang Pak JK," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono pada Senin (29/4).
Ada tiga lokasi yang diusulkan oleh Jusuf Kalla. Ketiga lokasi tersebut adalah Mamuju di Sulawesi Barat, Pare-Pare di Sulawesi Selatan, dan Makassar di Sulawesi Selatan.
(wk/Bert)