Stretch mark muncul berwarna merah keunguan, lalu secara bertahap semakin mengkilap dan berwarna putih seperti mutiara atau berwarna daging. Kondisi ini biasanya muncul di payudara, lengan atas, bokong dan paha
- May 27, 2019
WowKeren - Menurut penelitian dalam Journal of Investigative Dermatology, ternyata faktor genetik dapat meningkatkan peluang seseorang mendapatkan stretch mark. Untuk penelitian tersebut, para ilmuwan perusahaan genetika 23andMe meneliti DNA sebanyak 33.930 orang. Sejumlah 4.967 di antaranya adalah perempuan yang mengalami stretch mark parah karena kehamilan.
Mereka menemukan, mutasi di dalam atau di dekat gen tertentu seperti ELN, SRPX, HMCN1, dan TMEM18, memiliki peningkatan risiko stretch mark pada peserta hingga 40 persen. Gen ELN, alias elastin, adalah penyebab stretch mark terkuat. Elastin merupakan komponen utama serat elastin, serat yang membantu jaringan peregangan dan penarikan. Ketegangan yang berlebihan pada kulit jadi penjelasan singkat untuk stretch mark.
(wk/nris)