Konser Base Jam di Aceh Mendadak Dibubarkan Massa Gara-Gara Personel Ini Tak Berhijab
Instagram/basejamofficial
Musik

Penampilan grup band Base Jam di sebuah festival kuliner tiba-tiba dihentikan. Salah satu penyebab kejadian tersebut adalah personel wanita Base Jam tak memakai hijab.

WowKeren - Grup band Base Jam belum lama ini mengalami kejadian kurang menyenangkan saat tampil di Aceh Culinary Festival (ACF) 2019, Banda Aceh, pada Minggu (7/7). Aksi panggung band pelantun lagu "Bukan Pujangga" tersebut dibubarkan oleh segelintir massa.

Padahal kala itu Base Jam baru membawakan tiga buah lagu, sebelum dibubarkan karena dianggap melanggar kesepakatan. Sang manajer pun membenarkan bahwa beberapa hari sebelum tampil, poster promo sudah diprotes oleh sejumlah orang lantaran personel wanita Base Jam tak memakai hijab.

"Jadi sebenarnya sebelumnya sudah ada pemberitaan bahwa ada masalah di materi promo yang dibuat oleh Dinas Pariwisata Kemenpar," ungkap Aris selaku manajer Base Jam pada Senin (8/7). "Ada pihak yang enggak setuju foto kami yang tidak memakai kerudung. Ada pihak yang memprotes lah."

Usai kejadian tersebut, pihak panitia penyelenggara sudah meminta maaf kepada manajemen Base Jam. "Permintaan maaf ada, mereka pada dasarnya meminta maaf karena di luar kendali," sambung Aris.


Sementara itu, Sita selaku bassist Base Jam pun ikut buka suara. Sita mengaku tak menyangka penampilan Base Jam akan dibubarkan karena mengira masalah sudah selesai. Sita juga mengungkapkan bahwa ia tak memiliki stok foto yang memakai hijab.

"Tadinya enggak ekspektasi sampai besar (masalahnya) karena sudah diselesaikan juga. Setelah konfirmasi main, kami tektokan materi promo, foto dan segala macam," jelas Sita dilansir detikHot pada Selasa (9/7). "Kami enggak punya stok foto yang kerudung sesuai dengan peraturan di Aceh. Akhirnya diganti sama tulisan tanpa foto personel."

Kendati poster promonya sudah diganti, Base Jam tak bisa memuaskan seluruh pihak dan meminta maaf kepada para penggemar melalui Instagram. Di lain sisi, Ketua Tim Aswaja Aceh menyebut Base Jam melanggar kesepakatan agar hanya meng-endorse kuliner Aceh, tanpa tampil membawakan lagu-lagu di atas panggung.

"Kesabaran masyarakat tidak bisa dikendalikan karena memang dari pihak Disbudpar ataupun panitia yang menampung acara itu seperti ingkar janji," kata Ketua tim Aswaja Aceh, Umar Rafsanjani. "Makanya kan tidak etis, masa acara promosi kuliner dibuat band. Jadi tidak ada hubungan dengan acara kuliner."

(wk/evaa)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!