WINGS dan UNICEF berkolaborasi untuk meningkatkan akses air bersih dan sanitasi di sekolah-sekolah di Indonesia.
- Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:05 WIB
WowKeren - WINGS Group Indonesia, dalam kemitraan dengan UNICEF, berkomitmen untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air dan sanitasi yang aman melalui program WINGS for UNICEF. Program ini telah berjalan sejak 2020 dan berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada tujuan ke-3 tentang kesehatan dan kesejahteraan serta tujuan ke-6 mengenai akses air bersih dan sanitasi layak.
Program ini menitikberatkan pada penyediaan layanan dasar air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) yang inklusif di sekolah-sekolah, dengan harapan dapat membentuk #GenerasiBersihSehat dan mendukung visi Indonesia Emas 2045. Hingga saat ini, lebih dari 4.100 penerima manfaat di provinsi Aceh dan Sulawesi Selatan telah merasakan dampak positif dari program ini.
Dengan dukungan dari WINGS, UNICEF melaksanakan berbagai kegiatan untuk memperkuat layanan WASH secara berkelanjutan dan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah. Upaya ini meliputi penguatan kebijakan di tingkat nasional dan daerah, edukasi PHBS untuk siswa, serta pembangunan sarana WASH yang inklusif dan mudah diakses.
Salah satu inisiatif utama dari program WINGS for UNICEF adalah edukasi Langkah B3ST (Bersih Tangan, Bersih Tubuh, Bersih Pakaian, Sehat Terlindungi) yang dirancang sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Program ini juga berfokus pada penguatan kapasitas pemerintah daerah, sekolah, dan Puskesmas dalam mengelola layanan WASH serta mempromosikan perilaku hidup bersih di lingkungan sekolah. Ini termasuk penggunaan air yang aman, mencuci tangan dengan sabun, berpakaian bersih, dan pengelolaan sampah yang baik.
Dari tahun 2024, program WINGS for UNICEF akan menghadirkan perubahan nyata dengan membangun fasilitas toilet inklusif yang berketahanan iklim di dua sekolah, yaitu SDN 228 Inpres Salu di Kabupaten Maros dan SD Inpres Teamate di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Fasilitas ini dibangun sesuai dengan jumlah siswa, dilengkapi dengan ruang terpisah untuk laki-laki dan perempuan, bilik khusus untuk penyandang disabilitas, serta ruang yang ramah bagi anak perempuan saat menstruasi. Panel surya juga dipasang untuk memastikan ketersediaan air dan pencahayaan meski terjadi pemadaman listrik.
Di tahun 2025, program ini akan terus berlanjut dengan rencana untuk mendukung tiga sekolah tambahan di Sulawesi Selatan agar memiliki fasilitas sanitasi yang inklusif dan berketahanan iklim.
(wk/timw)