Sri Mulyani Curhat Sempat Stres Gara-Gara Ditunjuk Jokowi Jadi Menteri Keuangan
Nasional

Rupanya, pada 2016 Presiden Jokowi sampai menghubungi langsung Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim agar Sri Mulyani bisa kembali ke Tanah Air dan menjadi Menteri Keuangan.

WowKeren - Sri Mulyani curhat soal perasaannya kala "dipinang" Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Keuangan pada 2016 silam. Sri Mulyani mengaku sempat merasa tertekan lantaran Jokowi melamarnya jadi Menteri secara mendadak. Saat itu, Sri Mulyani masih menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.

"Presiden Bank Dunia sempat ditanyakan oleh direktur lainnya 'Kenapa membiarkan dia (Sri Mulyani) pergi, kamu tidak sekuat itu untuk menahan Sri Mulyani?'," ungkap Sri Mulyani dilansir CNN Indonesia pada Jumat (2/8). "Kacau balau lah saat itu. Pengumuman kabinet (saya) excited, tapi saya depressed banget."


Menurut Sri Mulyani, dirinya tak bisa menolak permintaan Jokowi. Pasalnya, ia menilai tak pernah ada satu orang pun yang bisa mengatakan "tidak" pada pemimpin negara.

"Kalau yang meminta adalah presiden pilihan rakyat, beliau (Jokowi) meminta bergabung dalam rangka membangun cita-cita Indonesia, I don't think anyone can say no to that (Saya rasa tidak ada seorang pun yang bisa berkata 'tidak' untuk itu)," terang Sri Mulyani. "Itu saya sebut nasionalisme. Kenapa akhirnya saya menetapkan untuk kembali karena ada rasa dekat itu."

Rupanya, kala itu Jokowi sampai menghubungi langsung Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim agar Sri Mulyani bisa kembali ke Tanah Air. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menjelaskan panjang lebar tentang urgensi Sri Mulyani untuk kembali ke Indonesia.

Jim Yong Kim lantas menyerahkan keputusan tersebut ke tangan Sri Mulyani. Namun sebelumnya, Jim Yong Kim juga sempat bertanya apakah orangtua Sri Mulyani akan merasa lebih senang anaknya tinggal di Indonesia atau Amerika Serikat.

Sang Menteri Keuangan kala itu menjawab bahwa kemungkinan besar mendiang ibunya akan bahagia apabila anaknya mengabdi untuk Indonesia. "Ketika Jim tahu jawaban itu, dan Jim juga dekat dengan orang tuanya, maka dia mengatakan 'Silakan, saya tidak bisa menghalang'," ujar Sri Mulyani.

Dengan demikian, Sri Mulyani kembali menduduki kursi Menteri Keuangan di bawah Jokowi usai sebelumnya sempat menjabat sebagai Menkeu di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal, Sri Mulyani sebenarnya memiliki komitmen untuk tak pernah kembali ke pekerjaannya yang lama.

"Saya orang paling tidak mau kembali ke pekerjaan lama, harus move on," aku Sri Mulyani. "Tapi ya saat kembali saya harus cari motivasi lagi."

Selain itu, kala pulang ke Indonesia, kondisi kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedang sulit-sulitnya. Menkeu sebelumnya, Bambang Brodjonegoro, juga mengeluarkan kebijakan amnesti pajak yang harus dipelajari kembali oleh Sri Mulyani.

"Itu tantangan besar, saya tidak sempat nafas, saya sampai tidak berpikir saya tidur di mana tiap hari kerja terus," pungkas Sri Mulyani. "Saya minta ke Presiden waktu dua hari ya pak untuk baca APBN dan dua hari kemudian sidang kabinet."

You can share this post!

Related Posts
Loading...