Banyak yang berspekulasi jika agensi mengambil peran penting dalam perceraian keduanya. Rumor juga menyebutkan jika agensi sudah memutuskan kontrak dengan Ku Hye Sun.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Senin, 19 Agustus 2019 - 19:23 WIB
WowKeren - Berita perceraian Ahn Jae Hyun dan Ku Hye Sun memang sukses mengejutkan banyak pihak. Pasalnya pasangan yang menikah pada 2016 silam itu selalu terlihat romantis di depan publik.
Lewat akun Instagram pribadinya, Ku Hye Sun membeberkan jika rasa cinta Ahn Jae Hyun sudah hilang dan meminta bercerai. Namun bintang drama "Boys Over Flowers" itu sebenarnya ingin mempertahankan pernikahannya.
Lantaran hal ini, banyak netizen yang berspekulasi jika agensi HB Entertainment mengambil peran penting dalam perceraian keduanya. Rumor juga menyebutkan jika agensi sudah memutuskan kontrak dengan Ku Hye Sun demi membela Ahn Jae Hyun.
Pada Senin (19/8), HB Entertainment akhirnya merilis pernyataan resmi tentang rumor yang beredar. Mereka memutuskan bakal mengambil tindakan hukum pada para penyebar rumor palsu.
"Halo. Ini HB Entertainment. Baru-baru ini, dua aktor di agensi kami menengahi diskusi di antara mereka tentang masalah pribadi dan kami memberi mereka saran praktis untuk mencapai hasil yang damai dan bersahabat."
"Namun karena ini masalah pribadi yang intens dan ada perbedaan pendapat di antara mereka, tidak mudah untuk memberi nasihat. Agensi tidak menginginkan perpisahan pasangan ini dengan cara apapun."
"Kami menyesali keputusan yang akhirnya dibuat oleh mereka berdua. Namun untungnya, mereka dan agensi sepakat bahwa kita harus menghindari saling menyakiti atau merusak orang lain yang bekerja dengan kita."
"Kami percaya bahwa peran kami sebagai agensi adalah untuk mendukung kedua orang kedua orang yang membawa masalah ini ke kesimpulan yang baik dan kembali tanpa masalah ke kehidupan mereka yang terpisah."
"Karena itu, kami berhati-hati tentang bagaimana kami merespon mereka dan bagaimana kami memediasi masalah benar dan salah. Kami percaya bahkan sekarang inilah cara untuk menghormati mereka berdua. Namun, kita tidak biasa lagi diam tentang rumor dan spekulasi yang salah."
"Kami menyadari bahwa mudah untuk desas-desus keliru muncul tentang masalah seperti ini dan kenyataannya adalah sulit bahwa agensi untuk mewakili pendapat kedua orang yang berbeda. Namun, kami sebagai agensi merilis pernyataan tentang apa yang kami nilai benar dan akan terus melakukannya di masa depan."
"Kami akan mengambil tindakan hukum yang kuat terhadap kegiatan ilegal seperti pencemaran nama baik, yang meliputi menyebarkan desas-desus palsu secara online dan di media sosial tentang artis atau CEO agensi. Terima kasih."
(wk/amal)