Fahri Hamzah Kritik Respons Jokowi Soal Papua: Perlu Langkah Luar Biasa, Bukan Imbauan Datar
Nasional
Demo Rasisme Papua

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengingatkan Joko Widodo agar tak menyesal kemudian karena kurang cepat dalam mengatasi masalah yang kian bergejolak di Papua.

WowKeren - Presiden Joko Widodo telah menyerukan imbauan terkait kondisi Papua yang tengah bergejolak. Melalui siaran pers yang diunggah di akun kanal Youtube resmi Sekretariat Negara, Jokowi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyoroti respons Jokowi tersebut. Menurutnya, situasi di Papua yang kian memanas tidak akan bisa reda hanya dengan imbauan datar semacam itu. Yang perlu dilakukan adalah langkah substantif dan kebijakan yang luar biasa untuk bisa benar-benar meredam kericuhan di wilayah tersebut.


"Perkembangan terbaru di Papua itu sesungguhnya memerlukan langkah-langkah yang luar biasa dari presiden," kata Fahri, Jumat (30/8). "Tidak bisa presiden hanya mengeluarkan imbauan-imbauan yang datar ya, dalam situasi seperti sekarang."

Jokowi seharusnya bisa memberikan pesan yang mampu "menyentuh" hati masyarakat. Lebih jauh, ia menilai bahwa Jokowi seharusnya juga bisa menjelaskan secara terbuka apa rencana dan strateginya untuk membangun kepercayaan masyarakat Papua.

"Sambil tentunya mendengar apa yang sekarang dalam jangka pendek dituntut oleh masyarakat," lanjut Fahri. "Dan lalu kemudian kita mencoba membangun pengertian jangka panjang tentang keadaan kita."

Persoalan Papua saat ini sangat mendesak untuk segera diselesaikan. Presiden harus turun tangan secara langsung untuk meredam persoalan di sana. Fahri berharap agar nantinya Jokowi tidak menyesal jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan hanya karena pemerintah kurang cepat dalam menangani isu tersebut.

"Jika presiden terlalu datar membuat pernyataan," terang Fahri. "Sementara orang sudah bertindak jauh, termasuk adanya pihak-pihak yang mencoba menginternasionalisasi persoalan ini, nanti kita menyesal karena terlambat."

Terlebih lagi masalah Papua ini sudah sampai ke dunia internasional. Fahri mengingatkan bahwa selalu ada pihak internasional yang ingin agar ketidakstabilan di Papua terus berlangsung.

"Sekali lagi, pihak yang pemain di kasus Papua selalu banyak," tegas Fahri. "Terutama pihak internasional yang selalu ingin agar kedamaian dan stabilitas di Papua itu tidak pernah selesai."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts