Sindiran ini Andre sampaikan menyusul rasa kecewanya lantaran sikap Presiden Jokowi yang dianggap terlalu tenang dalam menangani kerusuhan di Papua dan Papua Barat.
- Elvariza Opita
- Jumat, 30 Agustus 2019 - 16:05 WIB
WowKeren - Kerusuhan yang terjadi di tanah Papua selama beberapa hari belakangan memang terus menyita perhatian masyarakat Indonesia. Berbagai reaksi bermunculan menanggapi situasi genting yang terjadi ini, baik disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial.
Salah satu yang memberikan tanggapan adalah politikus Andre Rosiade. Lewat akun Twitter-nya, @andre_rosiade, Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra itu terang-terangan menyampaikan reaksi kerasnya atas sikap pemerintah dalam mengatasi kerusuhan di Papua.
Pasalnya, dalam cuitannya, Andre dengan berani "menyindir" Presiden Joko Widodo. Ia meminta Jokowi dan jajaran kabinet pemerintahannya untuk pindah ke Papua agar bisa meredam tensi di provinsi paling timur Indonesia itu. Andre pun turut menyinggung soal rencana pemindahan Ibu Kota dalam cuitannya tersebut.
"Sy usulkan pak @jokowi dan jajaran kabinetnya segera berkantor di Papua," cuit Andre. "Sbg pemenang lebih 90% Pilpres 2019 di Papua tentu bisa menyejukkan suasana di Papua."
"Apalagi kalo bapak blusukan naik motor bersama ibu Iriana," imbuhnya. "Selain itu sekalian latihan kan katanya mau pindah Ibu Kota."
Sayangnya, cuitan pedasnya ini bukannya meraih simpati, namun justru menuai kritikan balik dari warganet. Mereka pun menyayangkan Andre yang terkesan "mencari panggung" dalam situasi yang tidak kondusif ini.
"Sbg high educated person seharusnya bung @andre_rosiade paham ttg protap lembaga kepresidenan. Bukan seolah olah membuat opini sistem ke tata negaraan tdk bekerja di papua," cuit @Azl***. "Sungguh luar biasa ketika tragedi anda jadikan komoditi."
"Krn stiap mslh wajib mnjdi komoditi tuk menyudutkan presiden jokowi..," ujar @yog*****25. "DPR adalah dewan perwakilan rakyat..sbgai wakil rakyat krjanya apa..klo stiap mslh hrus presiden yg turun tngan."
"Heran bgt gua, kok orang kaya gini bs lolos ke senayan yah?" imbuh @Amalu*******na. "Tutur katanya sm sekali jauh dari kenegarawanan."
Di sisi lain, respons tenang Jokowi atas situasi genting di Papua memang tengah menjadi sorotan publik. Mulai dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah hingga warganet pun menyampaikan kritik mereka lantaran sikap Jokowi yang terkesan "datar".
(wk/elva)