Film 'The Santri' Rilis Trailer, Livi Zheng Yakin Bakal Kembali Tembus Bioskop Amerika
YouTube/NU CHANNEL
Film

Film 'The Santri' dibintangi oleh Wirdha Mansur dan Gus Azmi yang sempat dikabarkan menjalin hubungan spesial. Selain itu, film ini semakin menarik karena Emil Dardak juga ikut ambil bagian.

WowKeren - Film "The Santri" akhirnya merilis trailer melalui NU Channel. Sebelumnya telah diumumkan bahwa film tersebut akan digarap oleh sutradara yang belakangan tengah ramai diperbincangkan, Livi Zheng. Dua pemerannya yakni Wirda Mansur dan Gus Azmi juga sempat digosipkan berpacaran.

Trailer dimulai dengan penampilan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak yang menjadi Ustaz di sebuah pondok pesantren. Enam santri terpilih di pondok pesantren tersebut akan dikirim untuk berangkat dan bekerja ke Amerika Serikat. Film ini bermaksud ingin menggambarkan Islam yang damai, salah satunya adegan saat Wirda memberikan nasi tumpeng ke sebuah gereja.

"Dunia menghadapi banyak tantangan, konflik, ketidaksetaraan, intoleransi yang mematikan dan berbagai ancaman keamanan baik yang bersumber dari terorisme, rasisme, ekstremisme, maupun kekerasan dan diskriminasi," tulis NU Channel di keterangan video trailer yang diunggah pada Senin (9/9). "Kemauan untuk mengatasi tantangan dan ancaman yang melampaui batas negara-negara dibutuhkan kerjasama global dalam kerangka penindakan dan pencegahan. Sekaligus diperlukan usaha untuk memastikan peningkatan nilai toleransi, mempromosikan diplomasi preventif, serta mendukung inisiatif pemuda regional dan global."


Livi Zheng belakangan menjadi pembahasan lantaran pengakuan filmnya selalu tayang di Amerika. Namun, pembuatan film-film Livi sebagian besar memang dilakukan di negeri Paman Sam tersebut. Lantas, apakah "The Santri" yang dibuat di Indonesia juga dapat menembus bioskop Amerika?

Pertanyaan tersebut juga membuat Deddy Corbuzier penasaran dalam vlognya baru-baru ini. Livi pun dengan yakin akan mengusahakan agar "The Santri" juga dapat tayang di Amerika.

"Gue lagi diminta NU untuk bikin layar lebar, itu di Indonesia syutingnya," ujar Livi. "Itu bisa masuk Hollywood juga enggak kalo bikin di Indonesia?" tanya Deddy.

"Yah kita liat lah nanti," tandas Livi. "Bisa lah, kalau masuk bioskop Amerika bisa lah. So far film-filmku yang aku sutradarain 100% masuk bioskop Amerika dan Indonesia. Semoga bisa terus kayak begitu."

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts