Ungkap Sulitnya Film Bisa Tembus Oscar, Reza Rahadian: Kita yang Harus Promo Mati-Matian
Film

Reza pun menjelaskan, biasanya juri Oscar baru akan tertarik menyaksikan sebuah film yang memiliki review tinggi. Sehingga, produser dituntut untuk berusaha lebih keras untuk menarik perhatian penilai agar mau menyaksikan film garapan mereka.

WowKeren - Pemain film Reza Rahadian tergabung dalam anggota Komite Seleksi Film Nasional. Dia ditunjuk sebagai salah satu juri yang bertugas menyeleksi film yang akan mewakili Indonesia pada ajang penghargaan film Academy Awards atau Oscar 2020.

Cowok berusia 32 tahun tersebut menyebutkan jika film yang terpilih akan masuk dalam kategori "Best International Feature Film" yang sebelumnya kategori tersebut bernama "Best Foreign Language Film". Reza pun mengungkapkan bukan hal yang mudah untuk membawa sebuah film masuk ke dalam nominasi Oscar.


''Menurut saya, PR kita banyak, publisitas itu salah satunya harus diakui, iya,'' ungkap Reza Rahadian saat dijumpai di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/9). ''Simpan billboard di Indonesia saja mahal, apalagi di LA, San Francisco, dan itu hanya konsiderasi.''

Pemeran film ''Twivortiare'' ini mengatakan bahwa film yang ikut serta di ajang tersebut, mendapat kesempatan diputarnya film secara gratis. Namun hal tersebut menurutnya tidak berpengaruh banyak sebab yang datang lebih kurang hanya seratus orang.

''Tapi, yang datang member of the academy kan banyak yang luar biasa ya,'' sambung Reza Rahadian. ''Mungkin yang datang hanya seratus, ya enggak akan berpengaruh juga suaranya kalau seratus itu milih.''

Reza pun menjelaskan, biasanya juri-juri Oscar baru akan tertarik menyaksikan sebuah film yang memiliki review tinggi serta kerap diperbincangkan banyak orang. Sehingga, produser dituntut untuk berusaha lebih keras untuk menarik perhatian juri agar mau menyaksikan film garapan mereka.

''Jadi, mereka memang nonton atau tidak itu pilihan para jurinya untuk memutuskan bahwa, ‘saya akan nonton film ini, saya mau karena saya lihat pemberitaannya lumayan kencang, review-nya bagus di beberapa festival lain’, misalnya.'' sambung Reza. ''Kita yang menjemput bola, yang harus mempromosikan mati-matian, 'ayo dong nonton film gue, please dikonsederasi ya filmnya, dipertimbangkan, ini bagus, ini begini ini, begini'.''

“Memang panjang dan ngejelimet prosesnya,'' ungkapnya. ''Karena Oscar enggak segampang itu intinya. Jadi, kalau ada yang bilang, 'ah gampang masuk Oscar,' enggak segampang itu, sih.''

You can share this post!

Related Posts
Loading...