Polisi Amankan 50 Terduga Provokator Aksi #SurabayaMenggugat, 2 Diantaranya Masih SD
Twitter/dew1sri
Nasional

Beberapa dari mereka masih ada yang menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya. Kemungkinan mereka akan dilepas karena selain tidak menyebabkan dampak signifikan juga tidak ada korban jiwa.

WowKeren - Gelombang mahasiswa juga ikut menggelar aksi unjuk rasa di Surabaya untuk menolak sejumlah revisi undang-undang. Aksi #SurabayaMenggugat tersebut berlangsung di depan Gedung DPRD Jatim pada Kamis (26/9) siang.

Dari aksi tersebut, polisi telah mengamankan 50 orang yang diduga berperan sebagai provokator. Banyak dari pelaku yang ditangkap tersebut masih duduk di bangku sekolah, yakni 25 orang pelajar SMP hingga SMA dan 2 orang pelajar SD.

"Total ada 50 orang yang kita amankan kemarin," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Surabaya, Jumat (27/9). "Ada dua pelajar Sekolah Dasar."

Beberapa dari mereka masih ada yang tengah menjalani proses pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya. Barung menuturkan bahwa kemungkinan besar para pelaku tersebut akan dilepas. Sebab selain tidak begitu menimbulkan dampak yang signifikan, juga tidak ada korban jiwa dalam aksi tersebut.


"Masih dalam pemeriksaan 1x24 jam," tutur Barung. "Kemungkinan akan dilepas, karena akibatnya tidak begitu ada dampaknya. Terus tidak ada korban. Kemungkinan kita lepas untuk wajib lapor."

Selain karena melakukan upaya provokasi, beberapa dari mereka juga tertangkap basah melemparkan batu hingga bom molotov ke arah petugas. Barung menuturkan bahwa polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. Ada 27 ponsel milik pelaku, batu, hingga kapak.

Selain itu, polisi juga menangkap 4 orang terduga pelaku vandalisme di hari sebelumnya. Barang bukti berupa kaleng cat semprot juga berhasil diamankan.

Aksi unjuk rasa di Surabaya bisa dibilang berlangsung tertib. Pihak kepolisian mengklaim bahwa dalam aksi tersebut tak ada satu pun kendaraan taktis maupun watercanon yang dikerahkan oleh aparat untuk menghalau massa.

"Pada prinsipnya, dari pendemo tidak ada yang terluka, tidak ada yang lecet dan dari anggota kami pun tidak ada," kata Inspektur Jenderal Pol Luki Hermawan dilansir dari Suara Surabaya, Jumat (27/9). "Dan ini saya selaku Kapolda Jatim mewakili aparat, mengucapkan terima kasih unjuk rasa 3 hari berturut-turut berlangsung kondusif."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!