La Nyalla pernah mengemban amanah sebagai Ketum PSSI pada periode 2015-2016. Namun di era kepemimpinannya PSSI harus dijatuhi sanksi oleh eks-Menpora Imam Nahrawi.
- Elvariza Opita
- Kamis, 03 Oktober 2019 - 13:46 WIB
WowKeren - Sosok La Nyalla Mahmud Mattalitti kembali menjadi sorotan publik. Politikus asal Jawa Timur ini diketahui baru saja mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk masa bakti 2019-2024.
Baru sehari La Nyalla terpilih menjadi Ketua DPD, namanya kini kembali berada di pusaran pemilihan pimpinan lembaga/organisasi. Dilansir dari Bola.net, La Nyalla disebut-sebut masuk dalam daftar bakal calon Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2019-2023.
Informasi ini disampaikan oleh anggota Komisi Pemilihan (KP) PSSI, Budiman Dalimunthe. Menurutnya sudah ada enam orang yang mendapat dukungan untuk menjadi orang nomor satu di PSSI itu.
Mereka adalah La Nyalla, Rahim Soekasih, dan Mochamad Iriawan. Selain itu ada pula Arief Putra Wicaksono, Sarman El Hakim, dan Yesayas Oktavianus.
Lebih lanjut, menurut Dalimunthe, La Nyalla masuk dalam bursa Caketum PSSI karena mendapat dukungan dari pihak internal. Kendati demikian, Dalimunthe enggan menyebut siapa anggota PSSI yang mendukung La Nyalla tersebut.
"Ada anggota PSSI yang mendukungnya," ujar Dalimunthe. "Silakan tanya kepada yang bersangkutan."
Untuk diketahui, sosok La Nyalla di PSSI bukanlah orang baru. Pria yang juga berprofesi sebagai pengusaha itu sebelumnya pernah mengemban amanah Ketum PSSI pada 2015-2016.
Di era kepemimpinannya PSSI lantas dijatuhi sanksi oleh mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Pasalnya PSSI kala itu tak meloloskan Arema Malang dan Persebaya Surabaya ke liga, sesuai hasil rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Masa kepemimpinannya di PSSI pun diakhiri secara paksa akibat keterlibatannya dalam dugaan kasus korupsi dana hibah Pemprov Jatim tahun 2011-2014. Namun belakangan status tersangka korupsi yang ia sandang dibebaskan oleh pengadilan.
(wk/elva)