Jalani Dari Sekarang! Ikuti 7 Langkah Awal Berikut Untuk Memulai Gaya Hidup Zero Waste
Lifestyle

Karena zero waste ini adalah gaya hidup, tentu saja butuh proses untuk menerapkannya. Tapi dengan usaha dan komitmen yang teguh, bukan hal yang enggak mungkin kalian akan semakin nyaman dengan gaya hidup satu ini.

WowKeren - Semakin maraknya berita tentang global warming, kerusakan lingkungan hingga pencemaran membuat banyak orang kini beralih ke gaya hidup zero waste. Seperti namanya, zero waste memiliki konsep bebas sampah. Gaya hidup bebas sampah ini mendorong orang-orang menghilangkan sebanyak mungkin sampah dari rumah tangga dan memanfaatkan sumber daya yang ada agar tidak jadi sampah mengancam lingkungan.

Namun perlu diketahui bahwa zero waste ini enggak benar-benar menyuruh kalian untuk menghindari membuang sampah. Dengan zero waste kalian sebisa mungkin diharapkan untuk mengurangi penggunaan bahan atau material yang mencemari lingkungan terutama jika bahan ini hanya sekali pakai, seperti kantong plastik, sedotan plastik, coffee cup, dan rekan-rekannya.


Karena zero waste ini adalah gaya hidup, tentu saja butuh proses untuk menerapkannya. Buat kalian yang sudah terlanjur nyaman dengan kepraktisan dari benda sekali pakai, zero waste bisa jadi tantangan tersendiri loh. Tapi dengan usaha dan komitmen yang teguh, bukan hal yang enggak mungkin kalian akan semakin nyaman dengan gaya hidup satu ini.

Penasaran bagaimana caranya memulai zero waste lifestyle? Yuk ikuti langkah awal menerapkan gaya hidup zero waste yang sudah tim WowKeren rangkum berikut!

(wk/putr)

1. Mulailah Pisahkan Sampah Kalian Dari Sekarang


Mulailah Pisahkan Sampah Kalian Dari Sekarang

Hal ini masih dianggap sepele di Indonesia, namun di luar negeri, pemerintahnya sudah mewajibkan warga untuk memisahkan sampahnya terlebih dahulu sebelum diangkut oleh truk sampah. Hal ini karena memudahkan pihak pemerintah untuk mengolah sampah-sampah yang dihasilkan oleh setiap penghuni rumah.

Pisahkan sampah menjadi 3 bagian yakni sampah anorganik yang tidak bisa diuraikan dan cenderung merusak lingkungan seperti plastik. Sampah organik basah yakni sampah yang berasal dari sisa makanan, daun atau sisa sayuran dan buah, sementara sampah organik kering yakni kertas dan beberapa perabotan dari kayu. Dengan begini kalian juga telah membantu pemerintah untuk mengolah sampah kalian kan?

2. Usahakan Untuk Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai


Usahakan Untuk Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Bisa jadil hal ini adalah langkah kecil yang berdampak besar bagi gaya hidup zero waste kalian. Kurangi penggunaan plastik sekali pakai seperti sedotan plastik, kantong plastik, air minum kemasan dan bahkan pembungkus camilan. Plastik kecil membutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun untuk bisa terurai.

Jika kamu belanja di toko retail atau warung, tolaklah tas plastik kresek yang ditawarkan oleh kasir. Bawalah sendiri barang belanjaanmu atau masukkan ke dalam tas yang kamu bawa. Selain itu sedotan plastik adalah salah satu penyumbang terbesar pencemaran air laut. Ada sekitar 90 juta batang sedotan plastik yang dipakai oleh orang Indonesia setiap harinya dan tentu saja sedotan itu tak bisa terurai dengan mudah.

3. Selain Plastik, Mulai Untuk Kurangi Penggunaan Kertas


Selain Plastik, Mulai Untuk Kurangi Penggunaan Kertas

Meski kertas merupakan sampah organik yang bisa terurai, namun tetap saja kertas tak bisa terurai dengan cepat loh. Kertas membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa terurai sempurna. Selain itu, pohon adalah bahan utama pembuatan kertas. Sehingga semakin banyak kertas yang kalian gunakan, semakin banyak pohon yang ditebang.

Gunakanlah gadget kalian untuk mencatat hal-hal kecil seperti memo atau nomer telepon. Selain itu, mulailah untuk belajar memanfaatkan kertas dengan sebaik mungkin seperti menggunakan kertas bekas yang masih bisa digunakan untuk mem-print catatan.

4. Mulailah Untuk Bawa Bekal Makanan Dan Minum Sendiri


Mulailah Untuk Bawa Bekal Makanan Dan Minum Sendiri

Hampir semua makanan yang dijual di pasaran menggunakan kemasan sekali pakai yang terbuat dari plastik. untuk itu, membawa bekal atau alat makan sendiri juga penting banget. Selalu selipkan wadah makanan kosong dalam tas kalian kemanapun pergi. Ketika tiba-tiba ingin jajan atau beli makanan di pinggir jalan atau dimanapun, enggak usah dibungkus pakai kantong plastik, tapi pakai wadah yang kalian bawa.

Tentu saja kalian juga harus membawa botol minuman sendiri. Bawalah botol tumbler kemana saja kalian pergi. Meskipun kalian mampu membeli sebotol air putih tapi botol plastiknya tak mampu kamu urai dengan mudah dan cepat. Setidaknya kalian tidak menjadi penyumbang sebuah sampah botol plastik.

5. Kurangi Beli Snack Kemasan Dan Buat Camilan Sendiri


Kurangi Beli Snack Kemasan Dan Buat Camilan Sendiri

Sampah plastik yang dihasilkan oleh rumah tangga biasanya pasti didominasi dengan kemasan makanan. Bukan hal yang mudah untuk menghilangkan sampah kemasan makanan, karena bagaimanapun makanan adalah kebutuhan dan pada umumnya semua makanan dijual dengan kemasan.

Tapi kalian bisa menekan jumlah sampah kemasan, dengan berhenti membeli snack atau makanan ringan. Kalau memang suka camilan, ganti camilanmu dengan buah-buahan. Lebih sehat dan tentunya zero waste. Selain itu, kalian juga bisa membuat camilan sendiri di rumah dan tentunya lebih organik dan sehat.

6. Mulai Lakukan Daur Ulang Sampah Anorganik


Mulai Lakukan Daur Ulang Sampah Anorganik

Meski menjadi sumber kerusakan terhadap lingkungan, sampah-sampah anorganik ini bisa menjadi sesuatu yang berharga bila mengetahui manajemen pengolahannya dengan tepat. Pengolahan yang tepat terhadapnya maka akan membuat lingkungan di sekitarnya menjadi berkurang akan ancaman kerusakannya.

Banyak manfaat yang bisa diambil dari pengolahan sampah anorganik ini, misalnya dengan cara pendauran ulang. Pemanfaatannya tersebut sangat berguna dan sering digunakan bagi manusia, seperti dibuat sebagai kerajinan tangan, mainan anak-anak, atau bahkan digunakan kembali loh.

7. Manfaatkan Sampah Organik Kalian Sebagai Pupuk


Manfaatkan Sampah Organik Kalian Sebagai Pupuk

Jika kalian hobi merawat berbagai jenis tanaman, jangan buang sampah organik kalian karena bisa dijadikan pupuk loh. Ramah lingkungan, lebih organik dan tentunya menghemat pengeluaran.

Kalian bisa membuat pupuk kompos dari sampah organik seperti daun kering, sisa bahan makanan, serta kotoran ternak. Selain menghemat pengeluaran kalian, cara ini diyakini berguna pula bagi kesehatan lingkungan. Sebab, dibanding pupuk kimia, pupuk kompos dinilai lebih ramah pada tanah.

Intip yuk rekomendasi bulk store zero waste di Indonesia di sini. Simak juga cara sederhana mengurangi sampah plastik di sini.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!