Kuasa Hukum Evelin Nada Anjani dan Dinar Candy beberkan surat perjanjian Rizky Adam saat mengulur pelunasan honor talent dengan memberikan jaminan BPKB.
- Lailatul Maghfiroh
- Senin, 04 November 2019 - 20:14 WIB
WowKeren - Evelin Nada Anjani dan Dinar Candy beserta Delon Thamrin menuntut honor mereka saat tampil diminta oleh rekan mereka yang bernama Rizky Adam selaku penyelenggara untuk mengisi acara Clour Run. Acara tersebut digelar pada pada 27 Oktober lalu, di Jakarta.
Dengan menggandeng Henry Indraguna sebagai kuasa hukum, Evelin dan Dinar akhirnya mendesak Rizky untuk melaksanakan kewajibannya. Henry lantas membeberkan surat perjanjian Rizky yang sempat memberikan jaminan BPKP.
“Sebenernya kalau saya lihat ya perkara ini dari awalnya sudah ada dugaan yang tidak betul karena dalam terjadi kesepakatan pun terlihat sekali bahwa ini terus dipersulit,” papar Henry saat ditemui WowKeren, Senin (4/11). “Terus kami melihat juga bahwa setelah tanggal 27 itu yang bersangkutan membuat pasal perjanjian, ini saya lihat surat perjanjiannya pun dibuat, di sini sudah dikatakan bahwa tanggal 28 dia berikan jaminan BPKB, di sini tertulis tanggal 28 dia akan tembus BPKB ini, maksimal jam 21.00 WIB, dan ini janjinya juga belum bisa dipenuhin.”
Bukan hanya itu, Henry dan kliennya juga mempelajari bahwa Rizky selalu mengulur waktu dalam membayar honor untuk talent. “Kami juga melihat percakapan dari awal hingga akhir, kami melihatnya pun terus mencari waktu ya, jadi mengulur waktu untuk pembayaran,” ungkap Henry.
“Ini suatu catatan juga, sebagai sebuah event organizer seharusnya mengadakan acara itu harus punya dana, jadi tidak ada alasan bahwa sponsornya belum bayar,” tambah Henry. “Jangan dengan ada acara seperti ini, talent-talent jadi korban.”
Lebih lanjut, dugaan wanpretasi semakin terlihat ketika diketahui acara berjalan sukses dan tiket terjual habis. Namun pihak EO belum bisa melunasi honor talent dari acara tersebut.
“Dan kami lihat dari acara tersebut cukup sukses,” tandas Henry. “Tiket habis ya, nah pertanyaan kami tiket habis ini dananya kemana semua, kok sampai talent ini tidak dibayar. Apakah ada niat yang tidak baik?”
(wk/lail)