Grup debutan program survival Mnet 'Produce X101' itu dilaporkan belum menerima bayaran sama sekali sejak debut. Namun sumber dari agensi personel X1 mengklarifikasi laporan ini.
- Chusnul Chotimah
- Selasa, 12 November 2019 - 11:42 WIB
WowKeren - Kabar tentang X1 baru-baru ini cukup mengejutkan publik. Grup debutan program survival Mnet "Produce X101" itu dilaporkan belum menerima bayaran sama sekali sejak debut.
X1 memulai debutnya pada 27 Agustus dengan mencapai hasil yang mengesankan pada grafik digital dan penjualan album fisik. Mereka berhasil menjual sekitar 570.000 album dan tampil di berbagai acara dan variety show. Menurut laporan pada 11 November, para personel X1 dan agensi mereka belum dibayar sama sekali untuk kegiatan ini.
Namun sumber dari agensi personel X1 mengklarifikasi laporan ini. "Sudah sekitar tiga bulan sejak X1 debut, jadi sudah benar bahwa belum saatnya pembayaran mereka diterima. Bahkan jika keuntungan telah diperoleh dari penjualan album digital dan fisik, perlu waktu untuk keuntungannya diselesaikan," kata sumber dari agensi salah satu personel.
"Itu tergantung pada kontrak, tetapi umumnya pembayaran dilakukan setiap tiga bulan. Sudah sekitar tiga bulan sejak debut X1, jadi keuntungan dari penjualan album digital dan fisik mereka belum disortir sejauh yang kami ketahui. Itu normal belum dibayar," ujar sumber dari agensi member lain.
Pekan lalu dilaporkan bahwa X1 belum menandatangani kontrak dengan CJ ENM. Segera setelah "Produce X 101" berakhir, muncul kecurigaan bahwa voting yang menentukan 11 finalis dimanipulasi.
Polisi mulai menyelidiki kecurigaan manipulasi voting, tapi CJ ENM mengumumkan keputusan mereka untuk melanjutkan debut X1. Akibatnya, agensi dari beberapa personel X1 menyatakan bahwa mereka ingin menandatangani kontrak dengan CJ ENM setelah melihat bagaimana hasil investigasi.
Rencana masa depan untuk X1 sekarang ditunda karena Ahn Joon Young, direktur produksi yang bertanggung jawab untuk seri "Produce 101", mengaku bahwa dirinya memanipulasi hasil voting "Produce X 101" dan "Produce 48" setelah ditangkap atas dugaan penipuan dan pelanggaran kepercayaan.
(wk/chus)