Sebelumnya polisi menyatakan kalau mereka akan memanggil para member X1 untuk diinterogasi sehubungan dengan penyelidikan kasus manipulasi voting 'Produce X 101'. Dan beginilah tanggapan yang diberikan oleh seorang perwakilan agensinya.
- Eva Lestari
- Kamis, 14 November 2019 - 09:47 WIB
WowKeren - Penyelidikan polisi atas kasus manipulasi voting seri "Produce" hingga kini masih berlangsung. Dalam konferensi pers terbaru, polisi telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka atas kasus ini, termasuk petinggi CJ ENM dan agensi peserta.
Polisi juga menyatakan tekadnya untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh agar bisa menciptakan masyarakat yang adil. Karena itulah polisi juga menegaskan kalau mereka akan menginvestigasi para member X1 secepatnya. Sebab polisi meyakini bahwa ada beberapa member X1 yang menerima keuntungan dari manipulasi voting.
Setelah laporan itu beredar, ada berbagai kabar yang simpang siur tentang para member. Ada yang mengabarkan kalau para anggota akan ditanyai tentang kecurangan suara dalam "Produce X 101". Selain itu polisi kabarnya juga berencana untuk bertanya kepada para anggota apakah mereka pernah mendengar sesuatu tentang manipulasi dari agensi selama syuting berlangsung.
Karena berbagai laporan itu, pihak agensi akhirnya memberikan klarifikasi. Mereka menyatakan bahwa ada beberapa hal yang tidak benar dalam laporan yang beredar. "Ada laporan tentang hal-hal yang tidak benar, tanpa memeriksa (dengan agensi)," ujar seorang perwakilan agensi.
X1 sendiri saat ini sedang berada di Thailand setelah tampil dalam "K-POP FESTA in Bangkok" pada 10 November. Karena itu, menurut perwakilan tersebut pada member masih fokus dengan jadwal mereka saat ini.
"Mereka belum kembali ke Korea dan mereka sedang melaksanakan jadwal yang direncakan di daerah tersebut. Jadwal mereka setelahnya akan jadi jelas setelah para member kembali," terangnya.
Jika sesuai dengan jadwal, X1 akan kembali ke Korea sebelum acara "V Live Awards V HEARTBEAT 2019". Acara ini sendiri akan dilangsungkan di Gocheok Sky Dome Seoul pada 16 November mendatang.
(wk/eval)