Menurut juru bicara Wapres, Masduki Baidlowi, para stafsus tersebut diangkat berdasarkan bidang mereka masing-masing yang telah sesuai dengan nomenklatur dan peraturan sejak era Wapres Jusuf Kalla.
- Bertilia Puteri
- Senin, 25 November 2019 - 15:47 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan 7 staf khususnya yang berasal dari generasi milenial. Kini, giliran Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang mengungkapkan jajaran stafsusnya.
Juru bicara Wapres, Masduki Baidlowi, menyampaikan 8 nama stafsus Ma'ruf tersebut. Menurut Masduki, para stafsus tersebut diangkat berdasarkan bidang mereka masing-masing yang telah sesuai dengan nomenklatur dan peraturan sejak era Wapres Jusuf Kalla.
"Saya menyampaikan salam dari Pak Wapres bahwa beliau baru saja memanggil seluruh staf khusus yang sudah mendapatkan surat keputusan dari Presiden," tutur Masduki di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, pada hari ini (25/11). "Ada 8 orang staf khusus."
Adapun 8 stafsus Ma'ruf antara lain:
- Mantan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, sebagai stafsus Wapres bidang Reformasi Birokrasi
- Satya Arinanto, stafsus sejak era Wapres Jusuf Kalla yang akan membidangi masalah hukum
- Mantan stafsus Kementerian Pertanian, Sukriansyah S Latief, sebagai stafsus Wapres bidang Infrastruktur dan Investasi
- Direktur LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lukmanul Hakim, sebagai stafsus Wapres bidang Ekonomi dan Keuangan
- Ketua Harian PBNU, Muhammad Imam Aziz, sebagai stafsus bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah
- Ketua Harian PBNU, Robikin Emhas, sebagai stafsus Wapres bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga
- Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Masduki Baidlowi, sebagai stafsus Wapres bidang Komunikasi dan Informasi
- Guru Besar Hukum Islam UIN Jakarta, Masykuri Abdillah, sebagai stafsus Wapres bidang Hukum
Masduki sendiri menjelaskan bahwa para stafsus Ma'ruf mulai efektif bekerja pada hari ini. Pihaknya juga telah menyepakati untuk mengadakan rapat koordinasi setiap hari Selasa.
"Dan sebelumnya pada rapat itu selalu ada isu-isu strategis yang dibahas," terang Masduki. "Rapat koordinasi itu akan melibatkan seluruh delapan staf khusus beserta wakil presiden, setwapres, dan deputi."
(wk/Bert)