Ketua KPK Ungkap Fakta Baru Soal Kasus yang Pernah Jokowi Laporkan Tapi Diabaikan
Nasional

Beberapa waktu lalu Menko Polhukam Mahfud MD menyebut ada kasus dugaan korupsi yang menjadi perhatian Presiden Jokowi tetapi belum ditanggapi oleh KPK. Ketua KPK pun mengungkap fakta terbaru dari kasus tersebut.

WowKeren - Beberapa waktu lalu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut ada kasus besar yang dilaporkan Presiden Joko Widodo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mirisnya kasus itu disebut-sebut belum diusut oleh KPK.

"Presiden menyebut beberapa kasus yang luar biasa saya ngelaporin sendiri kata presiden atau kami sudah melaporkan kasus ini," kata Mahfud, Senin (11/11). "Tapi kasus ini nggak disentuh sampai sekarang itu. Itu (diceritakan Presiden Jokowi) waktu ketemu saya."

Tak ayal publik pun bertanya-tanya, kasus apakah yang menjadi sorotan Jokowi tersebut. Belakangan Ketua KPK Agus Rahardjo pun buka suara terkait kasus tersebut.

Yang menarik perhatian, respons dari Agus ternyata cukup tak terduga. Ia mengaku tak ada yang memahami kasus apa yang sejatinya dimaksud Jokowi, termasuk Mahfud sebagai yang pertama kali mengungkap isu.


"Terus terang, pada waktu Pak Mahfud Md menyampaikan itu, dua hari kemudian saya berdampingan (dengan Mahfud) di dalam forum," kata Agus dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11). "Saya tanya itu kasus yang mana yang dilaporkan, dan Pak Mahfud jawabnya juga nggak... Jadi kan bingung saya."

"Saya tanya kasus yang mana, Pak Mahfud juga kelihatannya nggak tahu kasus yang mana," imbuh Agus. Namun demikian, Agus membenarkan bahwa Jokowi memang pernah menyinggung sejumlah kasus kepada para pimpinan KPK yang saat ini masih menjabat.

Dalam kesempatan itu, Jokowi memang menyinggung dua kasus yang cukup besar. Yakni dugaan suap Petral dan dugaan korupsi pengadaan helikopter Augusta-Westland (AW)-101. Namun demikian, Agus mengaku dua kasus itu memang belum tuntas.

"Nah, Petral sekarang sudah tersangkanya satu," jelas Agus, dilansir Detik News, Kamis (28/11). "Tapi seperti yang tadi disampaikan Pak Laode (Wakil Ketua KPK Laode M Syarif) itu untuk mencari barang, alat buktinya ke banyak negara."

"Yang pernah diungkapkan beliau (Jokowi) juga adalah helikopter AW-101," imbuhnya. "Kami sudah memenjarakan, kalau nggak salah satu tersangkanya. Yang sekarang permasalahannya yang di pihak militernya yang belum."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait