Polisi Selidiki Ratusan Akun Terkait Kasus Video Syur, Gisel Tak Masalah Bolak-Balik Diperiksa
Instagram/gisel_la
Selebriti
Gisella Anastasia Tersangkut Video Syur

Gisella Anastasia memahami jika nantinya proses kasus ini cukup memakan waktu karena memang akun media sosial yang diselidiki jumlahnya banyak, bahkan disebut sampai ratusan.

WowKeren - Proses hukum kasus video syur yang dilaporkan Gisella Anastasia terus berlanjut. Artis cantik ini baru saja menjalani pemeriksaan tambahan pada Selasa (17/12). Gisel ditemani oleh pengacara kepercayaannya, Sandy Arifin dalam pemeriksaan kemarin. Beberapa perkembangan terbaru pun disampaikan oleh Sandy.

Sandy menuturkan bahwa sekarang ini polisi menyelidiki sekitar ratusan akun media sosial terkait video syur yang diisukan mirip Gisel. Satu per satu akun yang dicurigai menyebar video syur dan menyebut itu adalah Gisel akan diperiksa. Tentu saja ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Oknum-oknum yang lakukan kejadian kemarin ada ratusan dan tersebar di seluruh Indonesia, harus satu per satu. Sudah beberapa tergambar dan termonitor," ujar Sandy di Polda Metro Jaya, Selasa (17/12). "Ada beberapa media sosial hilang, tapi setelah Gisel lakukan somasi terbuka sudah mulai berkurang."


Sandy menambahkan keterangan bahwa polisi mungkin akan mulai memanggil para pelaku mulai tahun depan. "Tapi ada beberapa yang sudah dicurigai dan sudah dalam proses penyidikan, nanti perkembangan mungkin setelah tahun baru ada panggilan lagi," lanjut Sandy.

Terkait proses pemeriksaan yang mungkin membutuhkan waktu lama, Gisel memaklumi hal tersebut. Mantan istri Gading Marten itu akan menghormati proses yang ada dan tak keberatan jika nantinya harus bolak-balik kantor polisi untuk diperiksa. Ia pun bersyukur proses kasusnya sudah sampai babak ini.

"Sudah tahu pasti enggak mungkin sehari jadi, ada prosesnya. Yang diurusin banyak banget, ini berjalan lancar sudah bersyukur," kata Gisel ditemui di kesempatan yang sama. "Jadi harus ikuti prosedurnya. Sudah siapin diri untuk segala macam, tujuannya untuk beri efek jera biar enggak ada lagi fitnah ke orang, enggak masalah harus bolak-balik (diperiksa)."

(wk/nur2)

You can share this post!

Related Posts