Camila Cabello Menyesal Pernah Ejek Rihanna dan Berkomentar Rasis
Selebriti

Belum lama ini, para penggemar rupanya menyoroti postingan lawas Camila Cabello di akun Tumblr miliknya yang berisi komentar yang menyinggung ras kulit hitam, serta ejekan pada Rihanna.

WowKeren - Camila Cabello baru saja menulis permintaan maaf atas sikapnya di masa lalu. Diketahui, kekasih Shawn Mendes tersebut pernah mengunggah sebuah postingan di akun Tumblr yang berisi komentar rasis.

Pada Selasa (17/12) lalu, postingan lawas Camila ini kembali dibagikan oleh penggemar, yang mau tak mau akhirnya membuat pelantun "Havana" tersebut panen kecaman. Usut punya usut, postingan Camila sendiri memuat kata-kata seperti "nigga" yang dinilai mengejek kaum Afrika-Amerika.


Postingan lawas Camila ini pertama kali diunggah ulang oleh akun @motivafentyu. Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa Camila sendiri lah yang mengumumkan kalau tautan Tumblr bernama Vous-etess-belle adalah miliknya.

Salah satu tulisan Tumblr tersebut berbunyi, "Lelucon orang Meksiko dan orang berkulit hitam kurang lebih sama setelah kau mendengar Juan, kau mendengar Jamal."

Tak hanya itu saja, mantan personel Fifth Harmony tersebut juga pernah me-reblog tentang unggahan yang mengejek kasus Rihanna, yang kala itu tengah menjadi korban kekerasan dalam hubungannya dengan Chris Brown.

Camila pun langsung menanggapi masalah ini. Pada Kamis (19/12), musisi asal Kuba tersebut mengaku bersalah dan ia mengklaim kalau akun Tumblr miliknya dibuat saat ia masih remaja, tepatnya 15 tahun. "Ketika aku masih muda, aku banyak menggunakan kata-kata yang kini dan selamanya akan aku sesali," tulisnya melalui unggahan di Instagram Story.

"Aku tidak berpendidikan dan bodoh dan ketika aku sadar akan sejarah dan kebenaran di balik bahasa yang buruk dan menyakitkan itu, aku benar-benar menyesal pernah memakainya," lanjut pelantun "I Know What You Did Last Summer" itu.

"Aku sudah menyesalinya dulu dan aku minta maaf lagi sekarang. Aku tak pernah ingin sengaja menyakiti seseorang dan aku menyesal dari lubuk hati terdalam," ujarnya lagi. "Walaupun sangat ingin, aku tidak bisa mengembalikan waktu dan mengubah hal-hal yang aku katakan di masa lalu. Tapi sekali kau tahu yang lebih baik, kau menjadi lebih baik dan itu yang bisa aku lakukan,"

"Sekarang aku berusia 22 tahun, aku orang dewasa dan aku belajar dan sadar tentang sejarah dan luka yang dibawa. Kesalahan ini tidak menunjukkan siapa aku atau bagaimana aku dulu. Aku berdiri untuk cinta dan inklusivitas, dan hatiku tak pernah memiliki kebencian," tambahnya. "Yang benar adalah aku sangat bodoh dan tak sadar."

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts