Setelah beberapa hari sejumlah nama santer diisukan akan menjadi Dewan Pengawas KPK, akhirnya ada 1 sosok yang berkenan memberi bocoran. Adalah eks Wakil Ketua MK Harjono yang mengaku ditunjuk jadi Dewas KPK.
- Elvariza Opita
- Jumat, 20 Desember 2019 - 13:03 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo akan segera melantik jajaran komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2019-2023. Tak hanya lima pimpinan baru, Jokowi juga akan melantik Dewan Pengawas yang merupakan anggota struktural baru di lembaga antirasuah tersebut.
Sedianya pelantikan akan digelar hari ini (20/12), tepatnya pukul 14.30 WIB. Namun ketimbang menantikan pelantikan, tampaknya masyarakat lebih antusias untuk mencari informasi soal anggota Dewan Pengawas KPK.
Dan di antara berbagai kabar burung yang beredar, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) Harjono pun angkat bicara. Harjono mengaku diminta oleh Jokowi untuk hadir ke Istana Kepresidenan pukul 14.00 WIB karena telah ditunjuk untuk menjadi Dewan Pengawas KPK.
"Benar, saya diminta datang ke Istana," kata Harjono pada Jumat (20/12). "Untuk diangkat menjadi Dewas."
Sebagai informasi, rekam jejak Harjono di birokrasi dan ranah hukum Indonesia pun sangat mentereng. Sebelum menjabat sebagai Ketua DKPP, Harjono merupakan hakim di Mahkamah Konstitusi selama dua periode.
Terakhir ia sempat menjabat sebagai Wakil Ketua MK pada tahun 2008 dan meneruskan kariernya di mahkamah sampai 2014. Harjono juga sempat menduduki kursi anggota MPR RI.
Terkait dengan penunjukannya, Harjono mengaku sudah dihubungi sejak Kamis (19/12). "Sudah dihubungi dari semalam," ungkapnya, dilansir dari Detik News.
Selain Harjono, sedianya ada empat nama lain yang akan dilantik menjadi Dewan Pengawas KPK. Selain itu lima pimpinan baru KPK juga akan diambil sumpahnya oleh presiden.
Masih dilansir dari Detik News, pimpinan baru KPK itu dilaporkan telah tiba di Istana sejak pukul 11.53 WIB tadi. Ketua KPK 2019-2023, Komjen Pol Firli Bahuri, menyebut empat dari lima pimpinan sudah hadir. "Satu lagi masih di kantor sebelah," ujarnya, merujuk pada sosok Nurul Ghufron.
Menurutnya para pimpinan yang akan mengambil sumpah diminta untuk hadir terlebih dahulu. Sedangkan pimpinan KPK periode 2015-2019 datang siang nanti. "Ini (yang) mau pelantikan (datang) duluan. Yang nggak pelantikan belakangan," tutur Firli.
(wk/elva)