Komunitas driver ojek online merasa tersinggung dengan pernyataan Iis Dahlia yang membandingkan profesi mereka dengan pilot. Iis pun sudah memberikan surat terbuka.
- Eva Ayu Rahmawati
- Selasa, 24 Desember 2019 - 12:46 WIB
WowKeren - Iis Dahlia kembali menuai kontroversi usai dianggap membandingkan profesi driver ojek online (ojol) dengan pilot. Seperti diketahui, suami Iis yang bernama Satrio Dewandono menjadi pilot armada baru Garuda Indonesia yang membawa barang selundupan Ari Askhar.
Kendati sudah menjelaskan bahwa Satrio tak tahu apapun soal penyelundupan tersebut, Iis masih dicecar komentar julid netizen yang menyebut suaminya menerima suap. Ogah tinggal diam, Iis pun menegaskan bahwa Satrio tak pernah menerima uang tip seperti driver ojol setelah melaksanakan tugasnya.
Namun pernyataan Iis tersebut membuat para driver ojol merasa tersinggung hingga mendesaknya untuk memberi klarifikasi. Setelah somasi tak digubris, puluhan driver ojol belum lama ini mendatangi rumah mewah Iis untuk meminta penjelasan. Akan tetapi, Iis sedang tak berada di rumah sehingga para driver ojol mengancam akan melaporkannya.
Sebelum hal tersebut terjadi, Iis akhirnya buka suara dan memberikan surat terbuka untuk para driver ojol. Melalui Instagram Story miliknya pada Senin (23/12), ibunda Devano Danendra ini menegaskan bahwa ia tak bermaksud menghina pihak driver ojol dan merasa disudutkan.
"Surat Terbuka : Assalamualaikum wr wb, salam sejahtera untuk kita semua. Sehubungan dengan adanya pemberitaan yang menyudutkan saya dan keluarga di beberapa media bersama ini saya membuat pernyataan bahwa saya tidak pernah berniat untuk menghina siapapun, menyudutkan profesi apapun," tulis Iis. "Dan saya tidak pernah berniat menyinggung siapapun atas adanya peristiwa yang terjadi di media belakangan ini. Demikian surat terbuka saya, semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan yang Maha Kuasa. Iis Dahlia."
Akan tetapi, surat terbuka yang disampaikan Iis tersebut justru menuai cibiran karena ia tak menuliskan permintaan maaf. Kali ini, pelantun lagu "Payung Hitam" tersebut memilih bungkam saat ditanya mengenai surat terbukanya.
Hal tersebut dikarenakan Iis takut ucapannya akan dipelintir lagi sehingga digunakan untuk menyerangnya. "Enggak mau ngomong. Nanti dipelintir," pungkas Iis saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, pada Selasa (24/12).
(wk/evaa)