Meski Iis Dahlia menulis surat terbuka, perkumpulan driver ojol yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) tidak terima dan memberikan tuntutan berikut ini.
- Diah Candra Trisanti
- Jumat, 27 Desember 2019 - 23:40 WIB
WowKeren - Pedangdut Iis Dahlia belum lama ini telah menyampaikan surat terbukanya. Surat itu sengaja ditulis usai pernyataan Iis yang menuai kontroversi.
Sebelumnya, ibu Devano Danendra itu diketahui telah membandingkan profesi pilot dan sopir ojek online (ojol) saat menanggapi kabar keterlibatan sang suami, Satrio Dewandono, dalam kasus penyelundupan barang mewah melalui pesawat Garuda Indonesia.
Pernyataan Iis itu pun seketika menuai banyak hujatan. Ia dianggap merendahkan profesi ojol. Tak ingin isu berkembang, Iis menuliskan surat terbukanya lewat media sosial.
Menanggapi klarifikasi Iis, perkumpulan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) tidak terima. Mereka pun kembali mendatangi rumah Iis untuk mengantarkan surat klarifikasi.
Diwakili Ketua Garda, Igun Wicaksono, pihak ojol juga memberikan tuntutan untuk Iis. Salah satunya adalah menuntut agar Iis memberikan surat klarifikasi secara tertulis dan tertutup jika ingin kasus ini segera selesai.
"Silakan Iis mau menyampaikan lewat mana silahkan," ujar Igun saat ditemui WowKeren di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/12). "Namun silahkan juga berikan surat klarifikasi untuk kita juga."
Menurut Igun, pihaknya telah dua kali mengirimkan surat untuk Iis. Ia pun meminta agar Iis juga menjawabnya lewat kuasa hukum ojol.
"Kita ingin mengantarkan sepucuk surat, surat klarifikasi kedua. Jadi pertama kita sudah kirim surat, namun sampai kemarin batas waktunya 24 Desember enggak ada jawaban," lanjut Igun. "Artinya belum ada itikad baik dari mbak Iis."
"Kita kurang puas, kita melihat kan mengirim surat tertutup ya harusnya kirim kembali dengan surat tertutup kepada kami," terang Igun. "Dari surat itu nanti Mba Iis Dahlia melalui kuasa hukumnya bertemu dengan kuasa hukum kami ya silakan nanti langkah selanjutnya apakah ada preskon atau video nanti akan dijelaskan lebih lanjut."
Dua kali mendapat surat, akankah Iis menerima somasi? Igun menjelaskan andai Iis tidak menjawab lagi surat kedua, maka pihaknya akan mengambil langkah lain.
"Kalau (surat) ini enggak dijawab juga mungkin akan ada surat lanjutan lagi," tambah Igun. "Apakah bentuknya somasi, apakah langsung urusan hukum, biar nanti kuasa hukum kami yang selesaikan."
(wk/diah)