Paruh kedua 2019 di dunia hiburan Korea Selatan diwarnai rentetan kejadian yang bisa dibilang lebih mengejutkan dari paruh pertama. Simak langsung yuk ulasan lengkapnya berikut ini.
- Dec 31, 2019
WowKeren - Akhir tahun selalu ditutup oleh gelaran Gayo atau festival musik yang diadakan tiga stasiun televisi publik di Korea Selatan. Namun untuk tahun ini, publik dibuat kecewa oleh kinerja SBS dan KBS. MBC juga menuai kontroversi bahkan sebelum acara dilangsungkan.
SBS Gayo Daejun 2019 yang digelar lebih dulu pada 25 Desember diwarnai insiden kecelakaan Wendy Red Velvet ketika melakukan geladi resik untuk penampilan solonya membawakan "Speechless", OST film Disney "Aladdin". Akibatnya, Red Velvet tidak akan berpartisipasi dalam pertunjukan langsung baik sebagai grup ataupun penampilan spesial.
SM Entertainment mengungkapkan bahwa Wendy telah jatuh dari panggung yang membuatnya menderita patah tulang panggul dan pergelangan tangan kanannya, serta cedera pada wajahnya. SBS juga mengeluarkan permintaan maaf kepada penggemar dan pemirsa atas insiden tersebut namun menuai kritikan karena tak terkesan tulus. SBS kembali merilis permintaan maaf kedua pada 26 Desember ditujukan kepada Wendy, keluarganya, anggota Red Velvet lainnya, dan penggemar. Tak hanya itu, pihak SBS juga mengungkapkan telah melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
KBS Gayo Daechukje 2019 digelar pada 27 Desember dan menuai hujatan karena memotong aksi panggung A Pink ketika membawakan lagu mereka yang berjudul "%% (Eung Eung)". Penampilan mereka sebanyak 30 detik tanpa persetujuan para member. Alhasil, Chorong dan kawan-kawan tampak kebingungan di atas panggung saat musik tiba-tiba berhenti dan layar menampilkan wajah idol lain alih-alih mereka. Entah karena kecelakaan atau sengaja, fakta bahwa KBS memotong penampilan mereka benar adanya.
Sehubungan dengan insiden ini, tagar #JusticeForApink mulai menjadi tren di seluruh dunia di Twitter. Tagar ini dimaksudkan para penggemar yang menuntut penjelasan dan permintaan maaf dari KBS. Banyak penggemar yang mengklaim jika KBS telah memperlakukan A Pink dengan tidak sopan, padahal mereka telah bekerja keras untuk menyiapkan pertunjukan tersebut. Kwon Yong Taek, kepala produser KBS Song Festival 2019 akhirnya merilis permintaan maaf resmi kepada A Pink dan penggemar.
MBC Gayo Daejejeon 2019 digelar paling akhir pada 31 Desember. Namun daftar line up tersebut sempat membuat kehebohan dikalangan penggemar. MBC dituduh menyalahgunakan kekuasaan mereka untuk secara sengaja mencegah artis dari Big Hit Entertainment seperti TXT dan G-Friend tampil diduga karena BTS (Bangtan Boys) tidak akan hadir.
TXT adalah bagian dari Big Hit Entertainment bersama dengan BTS, sementara G-Friend berada di bawah Source Music, yang diakuisisi oleh Big Hit Entertainment pada bulan Juli. Sebelumnya, diumumkan bahwa BTS akan tampil di "Dick Clark’s New Year’s Rockin’ Eve" pada 31 Desember yang juga bertepatan dengan acara MBC Gayo Daejejeon 2019.
Menurut OSEN, artis Big Hit dan MBC bermusuhan telah diketahui secara terbuka oleh para pekerja di Industri tersebut. Namun pada 26 Desember, pihak MBC mengklarifikasi bahwa sangat tidak benar bahwa alasan ketidakhadiran TXT dan G-Friend di acara musik akhir tahun gara-gara BTS.
(wk/chus)