Pengacara Rey Utami dan Pablo Memilih Mundur dari Kasus ‘Ikan Asin’, Ternyata Ini Alasannya
Instagram/reyutami
Selebriti

Pengacara Rey Utami dan Pablo Benua, Insang Nasrudin dan kawan-kawan telah mengundurkan diri dan berhenti menangani kasus 'ikan asin' lantaran beberapa sebab yang mereka hadapi.

WowKeren - Kasus "ikan asin" yang turut menyeret nama Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami sebagai tersangka masih terus berlanjut. Mereka bahkan belum lama ini juga telah menjalani sidang pada Senin (27/1).

Namun siapa sangka bahwa ternyata belum lama ini pengacara Rey dan Pablo, Insang Nasrudin meninggalkan mereka. Kini pengacara lainnya juga turut mengundurkan diri dan berhenti menangani kasus tersebut. Bukan tanpa alasan, Insang merasa jika ia melanjutkan menjadi pengacara Rey dan Pablo, maka akan ada salah satu pihak atau bahkan keduanya yang dirugikan.

“Kemudian terjadi perbedaan-perbedaan dalam menangani sebuah perkara sehingga menurut kami ketika kami lanjutkan ini sangat berbahaya sekali,” ujar Insang saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). “Artinya berbahaya bisa merugikan pihak Pablo sendiri, bisa juga merugikan pihak kami.”


Insang lantas menerangkan bahwa selama ini ia dan kawan-kawan sesama pengacara merasa sering mengalami perbedaan pendapat dengan Rey dan Pablo. Kendati begitu, mereka merasa tidak akan bisa menemukan jalan keluar yang baik untuk kasus ini.

“Karena ketika kami menyarankan misalnya ayo dengan perkara ini strategi yang paling idealnya kita berjalan menuju kiri, tapi Pablo mengatakan, oh tidak kita berjalan ke kanan,” papar Insang. “Sehingga kita sebagai lawyer tidak bisa mengikuti keinginan klien.”

Dari perbedaan pemikiran tersebut Insang dan kawan-kawan akhirnya berpikir untuk memilih mengundurkan diri sebagai pengacara Rey dan Pablo. Bila sebelumnya Pablo dan Rey memiliki 9 kuasa hukum dari dua kantor yang berbeda, kini hanya tersisa enam saja.

“Makanya perbedaan sikap ini lah kami berpikir yang paling tepat adalah kami mundur, silakan kamu hadapi sendiri atau melalui pengacara lain. Iya tidak sepaham dengan klien,” tandas Insang Ada tiga dari kantor saya, Rihat enam, jadi 9 pengacara.”

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait